PROGRES.ID – Judul yang beredar menonjolkan Yamal dan Ronaldo, tetapi berita utamanya ada di tempat lain. Harry Kane yang memuncaki daftar. Menurut laporan yang dirilis Marca, striker Bayern Munich itu mengalahkan Lamine Yamal dari Barcelona dan Kylian Mbappé dari Real Madrid untuk merebut posisi teratas dalam Top 100 Players musim 2025-2026. Daftar ini keluar tiga hari sebelum upacara Ballon d’Or pada Senin.

Siapa yang Menentukan?

Pemeringkatan ini bukan hasil hitungan statistik. Marca mengandalkan lebih dari 200 mantan pemain, jurnalis, dan analis dari seluruh dunia, yang menilai performa pemain untuk klub dan tim nasional sepanjang musim. Karena berbasis penilaian panel, hasilnya subjektif dan wajar memancing perdebatan.

Sepuluh Besar

Susunannya sebagai berikut:

Peringkat Pemain Klub
1 Harry Kane Bayern Munich
2 Lamine Yamal Barcelona
3 Kylian Mbappé Real Madrid
4 Rodri Manchester City
5 Khvicha Kvaratskhelia Paris Saint-Germain
6 Lionel Messi Inter Miami
7 Fabián Ruiz Paris Saint-Germain
8 Michael Olise Bayern Munich
9 Ousmane Dembélé Paris Saint-Germain
10 Pau Cubarsí Barcelona

Sumber daftar: Opinion Nigeria, merujuk rilis Marca.

Ada beberapa hal menarik di tabel ini. PSG menempatkan tiga pemain di sepuluh besar, yaitu Kvaratskhelia, Fabián Ruiz, dan Dembélé. Messi masih bertahan di enam besar meski bermain di MLS. Bek muda Barcelona, Cubarsí, menutup daftar.

Yamal: Dekat, tapi Belum di Puncak

lamine yamal barcelona
Lamine Yamal (Foto: FC Barcelona)

Yamal kembali berada di posisi kedua, dan ini terasa akrab. Goal mencatat bahwa pemain Barcelona itu finis kedua di belakang Ousmane Dembélé pada Ballon d’Or 2025. Goal juga menulis bahwa Yamal dinobatkan sebagai pemain muda terbaik dunia untuk tahun kedua berturut-turut lewat Trofi Kopa. Jadi Yamal sudah sangat dekat dengan puncak, tetapi belum menjadi nomor satu.

Soal perbandingan dengan para legenda, Yamal sendiri bersikap hati-hati. Setelah menerima penghargaan, menurut kutipan Goal dari Fabrizio Romano, ia menilai sebaiknya tidak membandingkan diri dengan siapa pun. Ia juga menyebut Ronaldo sebagai contoh pemain yang ingin menjadi dirinya sendiri.

Ronaldo ke-33: Angka yang Mengundang Tanya

Kapten Portugal itu menempati posisi ke-33, sementara rekan setimnya di Al-Nassr, João Félix, ada di urutan ke-70. Peringkat ini sulit dibaca sebagai penurunan kelas, karena Ronaldo bermain di liga di luar lima kompetisi besar Eropa. Panel tetap memasukkan pemain dari luar Eropa, dan Messi di Inter Miami serta Ronaldo di Al-Nassr sama-sama masuk daftar. Posisi 33 dari 100 tetap menunjukkan bahwa namanya masih dihitung.

Peta Para Bintang Lain

Real Madrid: Jude Bellingham ada di posisi 15, di depan Vinícius Júnior yang berada di posisi 22. Thibaut Courtois di posisi 28 dan Arda Güler di posisi 47. Penurunan Vinícius sejalan dengan catatan Goal bahwa ia jatuh ke posisi ke-16 di Ballon d’Or 2025, hanya setahun setelah menjadi runner-up di bawah Rodri.

Barcelona: Klub ini punya banyak wakil. Raphinha di posisi 13, Pedri 14, Ferran Torres 17, dan Dani Olmo 21. Joan García ada di posisi 42 dan Eric García di posisi 55.

PSG: Selain tiga nama di sepuluh besar, Achraf Hakimi menempati posisi 20. Vitinha, Nuno Mendes, João Neves, Marquinhos, dan Willian Pacho juga masuk daftar.

Mengapa Daftar Ini Penting

Waktunya yang membuat daftar ini ramai dibicarakan. Rilisnya hanya tiga hari sebelum Ballon d’Or, jadi banyak yang membacanya sebagai petunjuk arah suara para penilai. Namun Marca dan Ballon d’Or memakai panel dan metode yang berbeda, sehingga hasil keduanya belum tentu sama. Soal Ballon d’Or, Yamal sendiri sudah punya catatan: ia pernah finis kedua, dan Kane kini harus membuktikan bahwa posisi pertama di Marca bisa berlanjut ke panggung yang lebih besar.