Benarkah Kota Bengkulu Penyumbang Kemiskinan Terbesar di Provinsi Bengkulu? Yuk Simak Faktanya

Tim Redaksi
Debat kandidat
Debat kandidat terbuka Cagub Cawagub Provinsi Bengkulu tahun 2020 di Hotel Mercure Bengkulu, Senin malam (Foto: Istimewa/PROGRES.ID)

BENGKULU, PROGRES.ID – Pada debat kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Senin malam (09/11/2020), Cagub nomor urut 2 Rohidin Mersyah menyebut Kota Bengkulu merupakan salah satu penyumbang kemiskinan tertinggi di Provinsi Bengkulu.

Pada debat tersebut pula, data BPS tahun 2019 yang merilis Provinsi Bengkulu sebagai provinsi termiskin di Sumatra menjadi bahan debat. Enggan disudutkan dengan data tersebut, Rohidin menyebut Kota Bengkulu sebagai salah satu penyumbang kemiskinan tertinggi.

Lalu, seberapa besar sumbangan kemiskinan Kota Bengkulu untuk Provinsi Bengkulu ini?

Coba kita buka rilis yang diterbitkan BPS Provinsi Bengkulu tanggal 27 Oktober 2020 berjudul ‘Provinsi Bengkulu Dalam Infografis 2020.’

BPS Provinsi Bengkulu menyebutkan, persentase penduduk miskin di Provinsi Bengkulu tahun 2019 sebanyak 15,23 Persen atau sebanyak 302,3 Ribu penduduk miskin.

Penduduk miskin tertinggi secara persentase ternyata ada di Kabupaten Seluma. Banyaknya 36,29 Ribu jiwa atau 19,10 persen. Termiskin setelah Seluma adalah Kabupaten Kaur. Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Krui, Provinsi Lampung itu menyumbang angka kemiskinan 22,84 Ribu jiwa atau 18,89 Persen.

Secara angka, Kota Bengkulu memang menyumbang paling banyak penduduk miskin di Provinsi Bengkulu, yakni 69,26 Ribu penduduk miskin, karena memang penduduk Kota Bengkulu adalah yang terbanyak dibanding kabupaten lainnya di Provinsi Bengkulu. Namun, secara persentase Kota Bengkulu memang masuk 5 besar penyumbang kemiskinan, secara persentase jumlahnya sebesar 18,09 Persen. Kemiskinan Kota Bengkulu masih di bawah Bengkulu Selatan yang menyumbang kemiskinan sebesar 18,54 Persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.