Home / Berita Utama / Nasional

Senin, 20 Februari 2017 - 22:28 WIB

Aksi 212 Digelar Besok; FPI, Rizieq Shihab dan KH Ma’ruf Amin Menyatakan Tidak Ikut

Aksi 212 (2/12/2017)  rencananya di pusatkan ke Gedung DPR RI | Foto : Ilustrasi

Aksi 212 (2/12/2017) rencananya di pusatkan ke Gedung DPR RI | Foto : Ilustrasi

PROGRES.ID, JAKARTA – Aksi 212 akan digelar besok, Selasa, 21 Februari 2017. Misi yang diserukan kali ini adalah agar Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama segera dinonaktifkan. Beberapa tokoh agama dan ulama disebut-sebut akan ikut memimpin aksi 212 yang rencananya di pusatkan ke Gedung DPR RI itu.

Rizieq Shihab dan KH Ma’ruf Amin adalah beberapa nama yang dikabarkan akan ikut memimpin aksi tersebut. Namun keduanya dipastikan absen dan menyatakan tidak akan ikut dalam aksi tersebut

Dari warta TribunNews (20/1), Rais Aam PBNU yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma’ruf Amin dengan tegas menyatakan tidak akan mengikuti aksi tersebut, sebab demo itu (212) dinilainya sarat motif politik.

“Saya berulangkali menyampaikan bahwa saya tidak pernah dilibatkan dan melibatkan diri aksi demo. Termasuk demo 212. Sebab demo itu sangat politis,” Ujar Kiai Ma’ruf beberapa waktu lalu.

Bahkan cicit ulama besar Syeikh Nawawi Al-Bantani itu mengaku telah menginstruksikan kepada umat Islam khususnya warga Nahdliyin agar tidak ikut turun dalam aksi.

Baca Juga |  Dugaan Makar, 7 Orang Dipulangkan, 3 Masih Ditahan

“Saya sudah sampaikan kepada Kapolri (Jenderal Tito Karnavian) dalam pertemuan di Pondok Pesantren Tanara (Banten) beberapa waktu lalu. Saya akan melarang, umat Islam ikut demo yang bernuansa politik,” tuturnya.

Sementara itu, dilansir oleh Detiknews, Tim Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) menyatakan tidak ikut dalam aksi 21 Februari (212) besok. Selain itu, Ketua Dewan Pembina GNPF MUI Rizieq Syihab dan FPI juga dipastikan absen dalam aksi tersebut. Hal itu disampaikan oleh pengacara GNPF MUI, Kapitra Ampera.

“Dalam aksi 212, 21 Februari 2017, pengurus GNPF tidak ikut aksi. Habib Rizieq selaku Dewan Pembina, termasuk Pak Munarman tidak ikut turun karena itu domainnya umat. Tiga tokoh ini tidak akan ikut aksi kecuali ada kejadian yang tidak kita inginkan,” ujar Kapitra yang didampingi oleh Munarman di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (19/2)

Kepolisian Akan Tindak Tegas Jika Sampai Duduki Gedung DPR

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana mengingatkan kepada massa Forum Umat Islam (FUI) yang akan melakukan aksi 212 Jilid II, Selasa 21 Februari besok, untuk tidak menduduki gedung DPR/MPR. Polisi akan mengambil langkah tegas jika itu sampai terjadi.

Baca Juga |  FDA Setujui Sepenuhnya Vaksin COVID-19 Produksi Pfizer

“Pada prinsipnya kantor DPR itu kan lambang negara, polisi tidak akan memberikan izin, kita akan melakukan tindakan tegas kalau mereka menduduki (gedung DPR). Itu tidak benar, itu melanggar aturan,” ujar Suntana kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/2/2017).

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memang telah menerima surat pemberitahuan dari koordinator aksi terkait rencana demo tersebut, pada Sabtu (18/2) kemarin. Pihak kepolisian juga telah siap untuk mengamankan aksi tersebut. Polri akan menurunkan 10 ribu lebih personel. Massa demo rencananya akan melakukan aksi selepas salat subuh.

“Polri sudah menyiapkan pengamanannya, kita akan kerahkan 10 ribu lebih personel untuk mengamankan aksi 21 Februari tersebut. Akan kita kawal dan kita jaga,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (dsy)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Yogyakarta Terapkan Skrining Bergerak untuk Tuberkulosis

Berita Utama

Rumahnya Digruduk Ratusan Mahasiswa, SBY Bercuit Minta Keadilan (Lagi)

Berita Utama

Mali Kecam Protes Polisi terkait Komandan yang Ditahan

Berita Utama

PM Yunani, Presiden Turki akan Bahas Perkembangan di Afghanistan
Satgas KPK keluar gedung PN Kepahiang

Berita Utama

Kasus Suap Janner CS, Ketua KPK Sebut Bakal Ada Tersangka Baru

Berita Utama

Menhan AS Berharap Bertemu dengan Putra Mahkota Saudi
Sensus online

Berita Utama

Sudah Zamannya Serba Digital, Gubernur Rohidin: Sudah Wajar Sensus Online

Berita Utama

Chad akan Tarik Separuh Pasukan yang Sedang Memerangi Militan di Sahel