PROGRES.ID – Timnas Argentina mulai memasuki fase baru setelah kemenangan telak 7-0 atas Burkina Faso pada laga persahabatan di Stadion Monumental, Buenos Aires, Sabtu (3/10/2026).

Yang menarik, Argentina mampu berpesta gol tanpa kehadiran Lionel Messi. Sang kapten sengaja tidak dimainkan karena dipersiapkan untuk laga perpisahan melawan Benin.

Kemenangan atas Burkina Faso sekaligus menjadi sinyal bahwa Argentina memiliki banyak pemain yang siap mengambil peran setelah era Messi berakhir. Gianluca Prestianni, Nico Paz, Franco Mastantuono hingga Giuliano Simeone ikut mencatatkan nama di papan skor. AFA mencatat Mastantuono bahkan mencetak gol pertamanya untuk tim senior Argentina.

Namun, perjalanan Argentina pada 2026 belum selesai.

Argentina Masih Punya Satu Laga Bersama Messi

Setelah Burkina Faso, pertandingan berikutnya Argentina adalah menghadapi Benin pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Laga tersebut menjadi pertandingan yang sangat spesial karena akan menjadi penampilan terakhir Lionel Messi bersama La Albiceleste.

Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) telah menetapkan laga Argentina vs Benin digelar di Stadion Monumental pada pukul 20.00 waktu Argentina.

Reuters juga melaporkan bahwa Messi akan menjalani pertandingan internasional terakhirnya dalam laga tersebut setelah lebih dari dua dekade membela Argentina.

Dengan demikian, duel kontra Benin bukan sekadar pertandingan persahabatan. Ini akan menjadi penutup resmi perjalanan Messi bersama tim nasional.

Jadwal Argentina 2026 Setelah Burkina Faso

Berikut agenda timnas Argentina yang sudah terkonfirmasi:

Tanggal Pertandingan Stadion Keterangan
6 Oktober 2026 Argentina vs Benin Monumental, Buenos Aires Laga terakhir Messi
9–17 November 2026 Belum ditentukan – FIFA Matchday
Setelah November Belum ditentukan – Agenda 2027

AFA sebelumnya mengonfirmasi tiga pertandingan kandang pada rangkaian FIFA Matchday pasca-Piala Dunia 2026, yakni Bolivia, Burkina Faso dan Benin.

Untuk FIFA Matchday November 2026, jadwalnya sudah tersedia dalam kalender internasional pada 9–17 November, tetapi lawan Argentina untuk periode tersebut belum diumumkan secara resmi dalam sumber AFA yang tersedia saat ini. La Nación juga mencatat periode tersebut sebagai jendela FIFA berikutnya pada 2026.

Artinya, pembaca perlu berhati-hati terhadap daftar lawan Argentina bulan November yang beredar di media sosial karena belum semuanya mendapatkan konfirmasi resmi.

Argentina Sudah Menunjukkan Kehidupan Tanpa Messi

Pertandingan melawan Burkina Faso memberikan gambaran menarik mengenai masa depan Argentina.

Messi tidak berada di lapangan, tetapi Argentina tetap tampil agresif dan mencetak tujuh gol.

Lautaro Martínez membuka pesta gol. Setelah itu, Argentina mendapatkan gol bunuh diri Moumouni Diallo, sebelum Gianluca Prestianni, Nico Paz, Julián Álvarez, Franco Mastantuono dan Giuliano Simeone melengkapi kemenangan besar tersebut.

Yang juga menarik adalah keputusan Lionel Scaloni memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda.

AFA mencatat Santiago Castro melakukan debut bersama tim senior Argentina setelah masuk dari bangku cadangan. Mastantuono juga mencetak gol perdananya untuk La Albiceleste.

Situasi tersebut memperlihatkan bahwa Scaloni tidak sekadar mempersiapkan Argentina untuk satu atau dua pertandingan, tetapi mulai membangun generasi berikutnya.

Siapa Pengganti Messi di Argentina?

Pertanyaan terbesar setelah Messi pergi tentu adalah siapa yang akan menjadi pusat permainan Argentina.

Tidak ada satu pemain yang bisa benar-benar menggantikan Messi secara langsung. Namun, Argentina memiliki sejumlah pemain yang dapat mengambil tanggung jawab lebih besar.

Nico Paz menjadi salah satu nama yang paling menarik. Pemain muda tersebut sudah mendapatkan kepercayaan Scaloni dan mencetak gol saat melawan Burkina Faso.

Kemudian ada Franco Mastantuono, talenta muda yang juga mencetak gol pertamanya untuk tim senior dalam pertandingan tersebut.

Di lini depan, Argentina masih memiliki Julián Álvarez dan Lautaro Martínez, dua penyerang yang sudah memiliki pengalaman besar di level internasional.

Sementara itu, lini tengah masih memiliki Enzo Fernández dan Alexis Mac Allister, yang bisa menjadi fondasi permainan Argentina pada era berikutnya.

Nomor 10 Messi Belum Langsung Diberikan

Kepergian Messi juga menimbulkan pertanyaan mengenai nomor punggung 10.

Scaloni sebelumnya memilih untuk tidak langsung memberikan nomor tersebut kepada pemain lain dalam rangkaian pertandingan sebelum laga perpisahan Messi. Keputusan itu menjadi simbol betapa besarnya pengaruh Messi bagi tim nasional Argentina.

Namun, secara regulasi, nomor 10 tidak bisa begitu saja dipensiunkan secara permanen oleh Argentina ketika tampil di turnamen FIFA.

Karena itu, cepat atau lambat akan ada pemain lain yang mengenakan nomor ikonik tersebut.

Tantangan Scaloni Memulai Era Baru

Selain kehilangan Messi, Argentina juga menghadapi ketidakpastian mengenai masa depan Lionel Scaloni.

Kontrak Scaloni dilaporkan akan berakhir pada Desember 2026. Pelatih yang membawa Argentina meraih Piala Dunia 2022 dan dua gelar Copa América tersebut sebelumnya mengakui bahwa masa depannya masih harus dibicarakan bersama AFA.

Jika Scaloni bertahan, ia akan menjadi sosok penting dalam proses transisi Argentina.

Ia sudah mengetahui karakter generasi pemain lama sekaligus mulai memberikan ruang kepada pemain muda.

Catatan Argentina di 2026

Argentina menutup Piala Dunia 2026 sebagai runner-up setelah kalah 0-1 dari Spanyol di final.

Setelah Piala Dunia, La Albiceleste kembali ke lapangan dengan hasil impresif:

  • Argentina 4-0 Bolivia
  • Argentina 7-0 Burkina Faso
  • Argentina vs Benin – 6 Oktober 2026

Kemenangan 4-0 atas Bolivia dan 7-0 atas Burkina Faso menunjukkan bahwa Argentina tetap produktif meski Messi tidak selalu berada di lapangan. AFA mencatat empat pencetak gol berbeda ketika mengalahkan Bolivia, sebelum kemudian mencetak tujuh gol ke gawang Burkina Faso.

Era Baru Argentina Dimulai Setelah Benin

Laga melawan Benin akan menjadi jembatan antara dua era.

Di satu sisi, Argentina akan memberikan penghormatan terakhir kepada pemain yang membawa mereka meraih Piala Dunia 2022 dan dua Copa América. Di sisi lain, setelah pertandingan tersebut Scaloni harus benar-benar mempersiapkan tim tanpa Messi.

Reuters mencatat perjalanan Messi bersama Argentina berlangsung lebih dari 20 tahun dan melewati berbagai fase, dari kritik keras hingga menjadi salah satu figur paling dicintai dalam sejarah sepak bola Argentina.

Kini, tugas Argentina adalah membuktikan bahwa kesuksesan mereka bukan hanya karena seorang pemain.

Kemenangan 7-0 atas Burkina Faso tanpa Messi menjadi awal yang menjanjikan. Tetapi ujian sesungguhnya baru dimulai ketika Argentina memasuki pertandingan resmi dan FIFA Matchday berikutnya tanpa sang kapten.

Jadwal terdekat Argentina:
Argentina vs Benin – Selasa, 6 Oktober 2026, pukul 20.00 waktu Argentina di Stadion Monumental.

Setelah pertandingan tersebut, Argentina akan benar-benar memasuki era baru tanpa Lionel Messi.