PROGRES.ID, JAKARTA – Petarung Indonesia Bilal Hasan dikabarkan mendapat lawan baru setelah namanya disebut akan menghadapi petarung Amerika Serikat, Luis Gurule, pada ajang UFC 334.

Pertarungan tersebut disebut-sebut bakal berlangsung di Madison Square Garden, New York City, Amerika Serikat, pada 14 November 2026.

Kabar mengenai duel Bilal dan Gurule pertama kali muncul dari Full Violence, akun media sosial asal Amerika Serikat yang aktif membagikan informasi seputar mixed martial arts (MMA).

Melalui unggahannya pada Jumat (11/9) waktu setempat atau Sabtu (12/9/2026) pagi WIB, Full Violence menyebut Bilal akan kembali tampil di panggung UFC dalam waktu dekat.

“INDONINJA TETAP AKTIF. Bilal Hasan akan melawan Luis Gurule di MSG [Madison Square Garden] dalam UFC 334,” tulis Full Violence.

Meski demikian, informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari UFC.

Hingga kini, UFC juga belum mengumumkan secara resmi susunan pertandingan UFC 334. Bahkan, partai utama dalam gelaran tersebut masih belum diumumkan oleh Dana White selaku Presiden dan CEO UFC.

Gurule Punya Pengalaman Lebih Panjang di UFC

Jika duel tersebut benar-benar terwujud, Bilal akan menghadapi lawan yang memiliki pengalaman jauh lebih banyak di UFC.

Luis Gurule merupakan petarung kelas terbang asal Amerika Serikat yang kini berusia 32 tahun. Ia telah menjalani 14 pertandingan di UFC dengan catatan 11 kemenangan dan tiga kekalahan.

Dari 11 kemenangan tersebut, lima diraih melalui knockout (KO), satu kemenangan lewat submission, sedangkan lima lainnya diperoleh melalui keputusan juri.

Rekor tersebut menunjukkan Gurule bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata, terutama bagi Bilal yang baru memulai kariernya di UFC.

Bilal Punya Rekor Sempurna

Bilal Hasan sendiri baru mencatatkan penampilan pertamanya di UFC. Ia melakukan debut ketika menghadapi Rojas dalam UFC Fight Night pada 29 Agustus 2026.

Petarung berjuluk “Indoninja” tersebut langsung memberikan kesan kuat pada laga debutnya. Bilal mengakhiri pertandingan dengan kemenangan KO/TKO pada ronde kedua.

Hasil itu sekaligus memperpanjang rekor sempurnanya di dunia MMA. Bilal kini memiliki 10 kemenangan dari 10 pertarungan dan belum pernah menelan kekalahan.

Menariknya, sebagian besar kemenangan Bilal diraih melalui penyelesaian cepat. Delapan dari 10 kemenangan tersebut berakhir dengan KO, sementara satu kemenangan diperoleh lewat submission dan satu lainnya melalui keputusan juri.

Catatan tersebut memperlihatkan kekuatan utama Bilal berada pada kemampuan mengakhiri pertarungan melalui serangan.