PROGRES.ID, TEHERAN – Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran dilaporkan menargetkan sebuah kapal permukaan tak berawak (unmanned surface vessel/USV) buatan Amerika Serikat di kawasan strategis Selat Hormuz.
Media Iran melaporkan pada Sabtu (12/9/2026) bahwa kapal tanpa awak jenis Saildrone Explorer menjadi sasaran operasi Angkatan Laut IRGC.
Rekaman video yang diklaim memperlihatkan kapal tak berawak tersebut dalam kondisi hancur kemudian beredar di sejumlah platform media sosial.
Saildrone Explorer merupakan kapal permukaan tanpa awak yang dikembangkan perusahaan teknologi maritim Amerika Serikat, Saildrone. Platform tersebut dirancang untuk menjalankan misi pengumpulan data dan pemantauan maritim dalam waktu lama tanpa awak di atas kapal.
Belum ada keterangan independen mengenai lokasi pasti insiden maupun metode yang digunakan IRGC untuk menargetkan kapal tersebut.
Belum diketahui pula apakah kapal itu dioperasikan langsung oleh militer Amerika Serikat atau digunakan untuk kepentingan lain. Washington juga belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut.
Terjadi di Selat Hormuz
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Selat sempit tersebut menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan menjadi jalur utama bagi pengiriman energi dari kawasan Timur Tengah ke pasar global.
Kehadiran kapal permukaan tanpa awak di kawasan tersebut sebelumnya telah menjadi bagian dari upaya pemantauan lalu lintas maritim. Teknologi seperti Saildrone memungkinkan pengumpulan data di laut tanpa harus menempatkan personel di dalam kapal.
Insiden yang dilaporkan Iran itu berpotensi menambah ketegangan antara Teheran dan Washington, terutama karena terjadi di salah satu jalur perdagangan energi paling sensitif di dunia.
Selat Hormuz selama ini menjadi titik strategis dalam hubungan Iran dengan Amerika Serikat. Setiap insiden yang melibatkan aset militer atau sistem pemantauan di kawasan tersebut dapat meningkatkan risiko konfrontasi dan mengganggu keamanan pelayaran.
Untuk saat ini, informasi mengenai serangan terhadap Saildrone Explorer masih berasal dari laporan media Iran dan rekaman yang beredar di media sosial. Detail mengenai kronologi serta kondisi kapal masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Komentar