Bisnis  

Saham APEX Melejit 34,51% Kurang dari Sepekan, Apa yang Mendorong Lonjakan Tajam Ini?

favicon progres.id
bursa efek indonesia
Tampilan IHSG di layar (Foto: IDX Channel)

PROGRES.ID – Pergerakan saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) mencuri perhatian pelaku pasar. Dalam sepekan, harga sahamnya meroket 34,51% hingga menyentuh level Rp 191 pada penutupan perdagangan Senin (17/11/2025). Tak berhenti di situ, pada sesi pembukaan Selasa (18/11/2025), APEX bahkan sempat melesat ke Rp 250.

Lonjakan Transaksi Capai Ribuan Persen

Menukil Investor.id, kenaikan harga saham APEX dibarengi dengan aktivitas perdagangan yang luar biasa tinggi. Saham yang diperdagangkan pada Senin jumlahnya mencapai 737,34 juta lembar, melonjak hampir 2.000% dibandingkan perdagangan Jumat sebelumnya yang hanya 35,04 juta lembar.

Frekuensi transaksi ikut menggembung menjadi 55.972 kali, sementara nilai transaksinya melonjak ke Rp 130,18 miliar.

Beberapa broker tercatat melakukan aksi beli dalam jumlah besar, antara lain:

  • Maybank Sekuritas: Rp 2,2 miliar
  • Sucor Sekuritas: Rp 2,2 miliar
  • Yakin Bertumbuh: Rp 1,9 miliar
  • KB Valbury: Rp 1,2 miliar

Aksi akumulasi ini mengindikasikan kepercayaan investor yang menguat terhadap prospek APEX.

Kontrak Offshore Pertamina Jadi Sentimen Utama

Menurut analisis BRI Danareksa Sekuritas, lonjakan APEX tidak terjadi tanpa sebab. Salah satu katalis kuat adalah kontrak jasa pengeboran laut senilai US$ 13,6 juta dari Pertamina Hulu Mahakam. Kontrak tersebut dinilai:

  • Mengoptimalkan penggunaan rig APEX
  • Menambah pendapatan operasional
  • Menguatkan persepsi pasar terhadap kemampuan perusahaan mengelola proyek-proyek offshore

Sentimen positif ini sejalan dengan penguatan IHSG +0,61%, di mana APEX tampil sebagai salah satu saham dengan performa terbaik.

Kinerja Keuangan Kuartal III-2025 Ikut Dorong Optimisme

Fundamental APEX juga menunjukkan tren positif. Dalam laporan kuartal III-2025, perusahaan membukukan:

  • Laba bersih: Rp 25,3 miliar (naik dari Rp 14,7 miliar tahun sebelumnya)
  • Pendapatan 9 bulan: Rp 1,06 triliun (tumbuh 15,4% YoY)
  • EBITDA: Rp 237,8 miliar
  • Margin tetap terjaga sehat

Peningkatan kinerja ini memberikan “bahan bakar” tambahan bagi reli harga saham.

Analisis Teknikal: Pola Inverted Head and Shoulders

BRI Danareksa menambahkan catatan menarik dari sisi teknikal. Harga APEX disebut sedang membentuk pola inverted head and shoulders, dengan neckline di level 170. Jika pola ini terkonfirmasi, target kenaikan berada di kisaran:

  • Rp 224
  • Rp 310

Peluang penguatan lebih lanjut akan terbuka jika sentimen pasar tetap positif dan volume perdagangan konsisten tinggi.

Dengan kombinasi kontrak baru, kinerja fundamental yang menguat, serta aksi akumulasi investor, saham APEX menjadi salah satu emiten yang layak dipantau dalam beberapa pekan mendatang. ***

 

Catatan: Artikel ini merupakan informasi dan bukan ajakan membeli atau menjual saham tertentu. Segala keputusan investasi ada di tangan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *