PROGRES.ID, WASHINGTON — Apple iPhone Duo, ponsel lipat pertama yang diluncurkan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut, langsung mengalami lonjakan permintaan saat masa pemesanan awal dibuka. Di pasar AS, estimasi pengiriman untuk seluruh konfigurasi perangkat itu mundur hingga Januari 2027, membuat konsumen yang belum memesan harus menunggu beberapa bulan.

Laporan MacRumors, 9to5Mac, dan CBS News pada 16 Oktober menyebutkan bahwa jadwal pengiriman iPhone Duo mulai bergeser hanya beberapa menit setelah prapemesanan dibuka. Pada hari yang sama, seluruh pilihan warna dan kapasitas penyimpanan di toko daring Apple AS menunjukkan perkiraan pengiriman pada akhir Januari 2027.

Situasi ini membuat iPhone Duo praktis kehabisan stok untuk pengiriman selama musim liburan akhir tahun. Meski demikian, istilah *sold out* dalam laporan tersebut terutama merujuk pada terbatasnya ketersediaan untuk pengiriman cepat, bukan berarti Apple menghentikan penerimaan pesanan.

Permintaan Tinggi, Apple Akui Antusiasme Konsumen

Apple mengakui tingginya minat konsumen terhadap perangkat barunya. Dalam pernyataan kepada *Financial Times*, perusahaan menyebut permintaan iPhone Duo sebagai sesuatu yang “luar biasa” dan mengatakan sedang berupaya mempercepat pengiriman agar produk tersebut segera sampai ke tangan pelanggan.

Analis Wall Street Dan Ives, dari Wedbush Securities, juga menilai permintaan awal iPhone Duo melampaui pasokan yang tersedia. Sementara itu, analis Max Weinbach melaporkan melalui media sosial bahwa sejumlah toko di kawasan New York dan Connecticut telah kehabisan ketersediaan dalam hitungan menit.

Meski angka penjualan resmi belum diumumkan, pergeseran jadwal pengiriman yang sangat cepat menunjukkan bahwa pasokan awal belum mampu memenuhi seluruh permintaan yang masuk.

Stok Terbatas, Konsumen Diminta Tidak Berharap Bisa Membeli Langsung

Keterbatasan pasokan juga berpotensi memengaruhi pembelian langsung di gerai Apple. Menurut laporan MacRumors pada 17 Oktober, sejumlah karyawan ritel Apple mendapat arahan untuk memperingatkan pelanggan agar tidak datang pada hari peluncuran dengan harapan bisa membeli iPhone Duo tanpa melakukan prapemesanan.

Apple meminta pelanggan memeriksa kembali ketersediaan pengambilan barang di toko pada 24 Oktober. Namun, pemberitahuan tersebut tidak menjamin bahwa stok akan tersedia pada tanggal itu.

Peluncuran resmi iPhone Duo dijadwalkan pada 23 Oktober 2026. Dengan estimasi pengiriman pesanan baru yang telah bergeser ke tahun depan, calon pembeli kemungkinan harus mempertimbangkan waktu tunggu yang lebih panjang atau memeriksa ketersediaan di gerai secara berkala.

Harga iPhone Duo Mulai Rpuluhan Juta

Di Amerika Serikat, iPhone Duo dibanderol mulai dari 1.999 dolar AS untuk model dengan penyimpanan 256 GB. Apple juga menawarkan varian 512 GB seharga 2.199 dolar AS, kapasitas 1 TB seharga 2.599 dolar AS, serta versi 2 TB yang mencapai 3.199 dolar AS.

Perangkat ini menjadi produk penting bagi Apple karena merupakan iPhone pertama dengan desain layar lipat. Saat dibuka, ponsel tersebut memiliki layar internal berukuran 7,6 inci, sedangkan layar luarnya berukuran 5,4 inci. Apple menyebut desain ini ditujukan untuk mendukung aktivitas seperti menikmati konten, bermain gim, dan menjalankan beberapa tugas sekaligus.

Harga premium tidak menghalangi munculnya permintaan awal yang kuat. Namun, belum ada data penjualan resmi yang cukup untuk memastikan berapa banyak unit telah dipesan atau apakah lonjakan ini akan bertahan dalam beberapa bulan mendatang.

Kendala Produksi Diduga Ikut Membatasi Pasokan

Tingginya permintaan bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Sejumlah laporan sebelum peluncuran menyebut produksi iPhone Duo masih terbatas akibat tantangan manufaktur. Nikkei Asia sebelumnya melaporkan bahwa produksi pada akhir Agustus hanya mencapai beberapa ratus unit per hari, sementara laporan Bloomberg menyebut kendala produksi sempat memunculkan kekhawatiran mengenai jadwal peluncuran.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa antrean pesanan bisa dipengaruhi oleh dua faktor sekaligus, yakni antusiasme konsumen dan kemampuan Apple meningkatkan produksi. Tanpa angka resmi mengenai jumlah pesanan serta stok yang tersedia, kontribusi masing-masing faktor belum dapat dipastikan.

Bagi Apple, iPhone Duo berpotensi menjadi pendorong penting penjualan pada kuartal liburan. Namun, tantangan berikutnya adalah mempercepa