PROGRES.ID – Amerika Serikat dilaporkan mulai meningkatkan dukungan militernya kepada Israel dengan menyiapkan jalur pengiriman udara khusus untuk mengisi kembali stok amunisi angkatan udara Israel. Langkah ini disebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi kemungkinan eskalasi konflik dengan Iran.
Laporan Channel 12 Israel menyebutkan bahwa pengiriman tersebut dilakukan melalui “jembatan udara” guna memastikan kesiapan tempur Israel tetap terjaga dalam waktu dekat.
Sumber yang dikutip media tersebut juga mengungkapkan bahwa Washington telah memberi sinyal kepada Tel Aviv terkait batas waktu proses negosiasi dengan Iran. Presiden AS Donald Trump disebut menetapkan tenggat hingga Minggu mendatang, meskipun laporan tersebut menambahkan bahwa tanggal itu merupakan interpretasi pihak Israel berdasarkan pembaruan dari Amerika.
Menurut laporan yang sama, periode tersebut juga bertepatan dengan waktu yang dibutuhkan bagi kapal induk ketiga milik AS untuk tiba di kawasan, yang dinilai akan memperkuat kehadiran militer Washington di wilayah tersebut.
Di tengah perkembangan ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan menggelar pembahasan lanjutan pada Kamis guna mematangkan persiapan, baik dari sisi pertahanan maupun potensi operasi ofensif.
Langkah-langkah tersebut mencerminkan meningkatnya kewaspadaan di tengah ketidakpastian hasil perundingan, sekaligus mengindikasikan kesiapan berbagai pihak menghadapi kemungkinan terburuk jika diplomasi tidak menghasilkan kesepakatan.












