Bentrokan Sengit di Perbatasan, Hizbullah Klaim Hancurkan 4 Tank Israel, Pejabat Israel Akui IDF Terpuruk

favicon progres.id
tentara israel lari
Ilustrasi sebuah momen tentara israel menggendong rekannya yang terluka saat perang melawan Hizbullah (Dok. Telegram Hizbullah)

PROGRES.ID – Pertempuran kembali pecah di wilayah perbatasan Lebanon-Israel setelah Hizbullah mengklaim berhasil menggagalkan upaya maju pasukan Israel di sektor selatan.

Dalam pernyataan resminya, kelompok tersebut menyebut pasukan mereka menghadapi unit militer Israel yang bergerak dari arah kota Taybeh menuju kawasan waduk di Qantara. Sejak pukul 05.30 waktu setempat, bentrokan dilaporkan berlangsung intens dengan baku tembak jarak dekat.

Hizbullah mengklaim menggunakan senjata berpemandu untuk menyerang kendaraan tempur Israel. Dalam operasi tersebut, empat tank dan dua kendaraan pengangkut personel lapis baja disebut berhasil dihancurkan. Hingga pernyataan itu dirilis, pertempuran dilaporkan masih terus berlangsung.

Di sisi lain, televisi Iran mengutip juru bicara militer yang menegaskan kesiapan penuh menghadapi segala kemungkinan di lapangan. Ia menyatakan bahwa kondisi gencatan senjata tidak jauh berbeda dengan situasi perang aktif, menandakan ketegangan yang tetap tinggi.

Serangan juga meluas ke wilayah pesisir. Hizbullah dilaporkan meluncurkan sejumlah drone tempur yang menargetkan area Ras al-Naqoura, salah satu titik strategis di perbatasan.

Sementara itu, media Israel Kan mengutip pernyataan kepala dewan permukiman Margaliot yang mengakui kondisi sulit yang dihadapi pihaknya. Ia menyebut situasi di wilayah tersebut semakin memburuk, bahkan menggambarkannya sebagai kekalahan dan kehancuran di hadapan serangan Hizbullah.

“Kami menghadapi kekalahan dan kehancuran di tangan Hizbullah. Situasi kami sangat buruk dalam segala hal dan kami menderita frustrasi yang mendalam,” ucap Margaliot.

Pernyataan tersebut mencerminkan tekanan yang meningkat di kawasan utara Israel, di tengah eskalasi konflik yang belum menunjukkan tanda mereda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *