PROGRES.ID – Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan akan kembali melanjutkan upaya negosiasi damai dalam waktu dekat. Informasi ini pertama kali diungkap oleh kantor berita Associated Press dan Reuters pada Selasa (14/4/2026), mengutip sumber pejabat pemerintah AS.
Menurut laporan tersebut, putaran lanjutan pembicaraan berpotensi digelar paling cepat pada Kamis, 16 April mendatang.
“Kedua pihak berpeluang melanjutkan ke tahap kedua negosiasi secepatnya pada hari Kamis,” demikian laporan kedua media tersebut.
Sementara itu, media Al Jazeera melaporkan bahwa Pakistan menawarkan diri sebagai tuan rumah untuk pertemuan lanjutan tersebut. Dua pejabat Pakistan yang enggan disebutkan namanya menyebut Islamabad menjadi salah satu opsi lokasi yang tengah dipertimbangkan.
Namun, keputusan akhir terkait tempat pelaksanaan masih bergantung pada kesepakatan kedua pihak yang terlibat.
Sebelumnya, upaya perundingan damai antara Washington dan Teheran telah dimulai pada Jumat pekan lalu. Meski demikian, pembicaraan tersebut belum menghasilkan kesepakatan konkret.
Situasi sempat memanas setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan langkah pemblokiran Selat Hormuz, yang meningkatkan ketegangan di kawasan.
Di tengah eskalasi tersebut, kedua negara telah memasuki masa gencatan senjata sejak Selasa pekan lalu. Kesepakatan penghentian sementara konflik itu direncanakan berlangsung selama dua pekan, dengan kemungkinan diperpanjang sesuai perkembangan situasi.










