PROGRES.ID – Sebuah serangan drone dilaporkan mengguncang wilayah militer Israel di kawasan Shomera, dekat perbatasan Lebanon, yang menyebabkan seorang tentara perempuan tewas dan dua personel pasukan cadangan mengalami luka-luka.
Radio Militer Israel melaporkan insiden itu terjadi pada Selasa sekitar pukul 14.45 waktu setempat ketika dua drone bermuatan bahan peledak menghantam area militer di wilayah utara Israel.
Menurut laporan tersebut, salah satu drone meledak di dalam area militer saat seorang tentara perempuan sedang bergerak menuju lokasi perlindungan setelah alarm peringatan diaktifkan. Ledakan itu menyebabkan tentara tersebut tewas di tempat.
Militer Israel menyebut kedua drone sebelumnya telah terdeteksi oleh sistem pertahanan sehingga sirene peringatan langsung dibunyikan di kawasan tersebut.
Kedua korban luka kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Nahariya untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut.
Hingga kini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun insiden itu kembali meningkatkan ketegangan di wilayah perbatasan Israel-Lebanon yang dalam beberapa bulan terakhir kerap diwarnai serangan lintas batas dan aktivitas drone.












