Empat Tentara Israel Tewas, Dua Luka dalam Serangan Hizbullah di Lebanon Selatan

favicon progres.id
hizbullah
Pejuang Hizbullah menyerang tentara Israel (Foto: TasnimNews)

PROGRES.ID – Sedikitnya empat tentara Israel dilaporkan tewas dalam pertempuran di wilayah selatan Lebanon, sementara dua lainnya mengalami luka-luka, di tengah rangkaian serangan yang dilakukan kelompok Hizbullah terhadap pasukan Israel.

Militer Israel dalam pernyataan singkat pada Selasa mengonfirmasi bahwa korban jiwa tersebut terjadi saat operasi tempur di Lebanon Selatan.

Di sisi lain, Hizbullah menyatakan telah menargetkan sejumlah tentara Israel yang berada di dalam sebuah bangunan di kawasan Khallat al-Jawar, Beit Lif, menggunakan rudal berpemandu. Serangan itu disebut menyebabkan korban tewas dan luka, meski jumlah pastinya tidak diungkapkan.

Kelompok tersebut juga melaporkan serangan roket ke arah konsentrasi pasukan dan kendaraan militer Israel di timur pusat penahanan al-Khiam.

Selain itu, Hizbullah meluncurkan sejumlah roket ke wilayah permukiman Metula, Dovir, Avivim, dan Kiryat Shmona, serta ke lokasi al-Ghajar dan al-Malikiya.

Serangan juga diarahkan ke pangkalan militer Gilot di pinggiran Tel Aviv, yang disebut sebagai markas Unit 8200 intelijen militer Israel, menggunakan rentetan roket.

Dalam perkembangan lain, Hizbullah menyatakan telah menembakkan artileri ke arah kumpulan pasukan dan kendaraan militer Israel di kota Deir Seryan.

Serangan berulang menggunakan roket dan artileri juga dilaporkan menghantam posisi tentara Israel di Bukit El-Friz, wilayah Ainatha.

Selain itu, kelompok tersebut mengklaim telah menghancurkan satu unit tank tempur Merkava milik Israel di distrik al-Sedr, Ainatha, menggunakan sejumlah bahan peledak.

Hizbullah menyebut operasi terbaru ini ditandai dengan intensitas tinggi. Dalam beberapa hari terakhir, kelompok tersebut mengklaim mampu melancarkan hingga dua serangan ofensif setiap jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *