PROGRES.ID – Gambar terbaru yang dirilis ke publik memperlihatkan kerusakan parah pada pesawat peringatan dini dan pengendali udara milik Amerika Serikat jenis AWACS E-3 setelah terkena serangan rudal Iran di Pangkalan Udara Pangeran Sultan, Arab Saudi, pada Jumat (28/3/2026).
Sebelumnya, citra satelit telah menunjukkan kerusakan di pangkalan tersebut, termasuk sekitar tiga pesawat tanker yang dilaporkan hancur serta beberapa unit lain yang terkena serpihan akibat serangan rudal. Foto terbaru yang beredar kini memperlihatkan kondisi pesawat AWACS yang mengalami kerusakan signifikan akibat serangan tersebut.
Selain kerusakan pada peralatan militer, serangan itu juga dilaporkan menyebabkan korban di pihak militer Amerika. Sekitar 15 personel militer AS yang bertugas di pangkalan tersebut dilaporkan mengalami luka-luka, dengan tiga di antaranya disebut berada dalam kondisi serius.

Laporan media The Wall Street Journal menyebutkan bahwa serangan balasan Iran tidak hanya menggunakan rudal balistik, tetapi juga melibatkan serangan pesawat tanpa awak atau drone yang dilakukan secara bersamaan.
Sementara itu, United States Central Command (CENTCOM) melaporkan bahwa lebih dari 300 tentara Amerika Serikat mengalami luka-luka selama empat pekan konflik dengan Iran berlangsung.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio memperkirakan konflik antara Amerika Serikat dan Iran masih akan berlanjut dalam beberapa pekan ke depan, dengan estimasi antara dua hingga empat minggu.












