Hizbullah Lancarkan 14 Serangan ke Posisi Militer Israel di Lebanon Selatan, Platform Iron Dome Dihancurkan

favicon progres.id
iron dome dihancurkan drone fpv hizbullah
Rekaman dari drone FPV Hizbullah yang menargetkan plaform baterai Iron Dome Israel di Lebanon Selatan (Dok. Hizbullah)

PROGRES.ID – Kelompok Hizbullah mengumumkan telah melancarkan sedikitnya 14 operasi militer terhadap pasukan Israel di wilayah perbatasan Lebanon selatan pada Senin (18/5/2026). Serangan tersebut disebut sebagai respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh Israel serta serangan terhadap warga sipil dan permukiman di Lebanon.

Dalam serangkaian pernyataan militernya, Hizbullah menyebut operasi dimulai sejak pagi hingga malam hari dan menargetkan sejumlah posisi, kendaraan militer, hingga sistem pertahanan Israel.

Serangan pertama dilaporkan terjadi pukul 10.00 waktu setempat dengan target platform sistem pertahanan udara Iron Dome milik militer Israel di Kamp Ghabat al-Jalil menggunakan drone kamikaze.

Setengah jam kemudian, Hizbullah mengklaim menembakkan roket ke kumpulan kendaraan dan tentara Israel di wilayah Rashaf. Pada waktu yang hampir bersamaan, kelompok tersebut juga menyatakan berhasil menyerang drone militer Israel di udara Aita al-Jabal menggunakan senjata anti-pesawat.

Serangan berlanjut pada pukul 11.30 ketika sebuah kendaraan komunikasi militer Israel di Khallat Raj, Deir Seryan, diklaim dihantam drone kamikaze dengan “serangan langsung”.

Pada siang hingga sore hari, Hizbullah menyebut kembali menyerang buldoser militer D9 milik Israel di pinggiran Deir Seryan dan menghadang pesawat tempur Israel di sektor barat menggunakan rudal darat-ke-udara.

Kelompok tersebut juga mengaku menyerang kendaraan komandan Brigade 300 Israel di permukiman Shomera sebagai balasan atas serangan terhadap kendaraan sipil di jalur pantai Beirut–Sidon yang disebut menewaskan dan melukai sejumlah warga.

Antara pukul 15.00 hingga 15.30, Hizbullah melancarkan rentetan serangan artileri dan roket berat ke sejumlah posisi militer Israel di Khiam, Taybeh, Deir Mimas, Khallat Raj, Tal al-Hamamis, dan Tal al-Oweida.

Serangan udara menggunakan drone kamikaze kembali dilakukan pada sore hingga malam hari dengan sasaran posisi militer Israel di Maroun al-Ras, Tal al-Oweida, Naqoura, Bayyada, hingga Rashaf.

Dalam operasi terakhir antara pukul 20.45 hingga 21.00, Hizbullah menyatakan melancarkan serangan roket bertubi-tubi ke seluruh posisi militer Israel di Rashaf.

Hizbullah menegaskan seluruh operasi dilakukan sebagai bentuk “pembelaan terhadap Lebanon dan rakyatnya” serta untuk menghadapi apa yang mereka sebut sebagai agresi dan pelanggaran Israel terhadap gencatan senjata di Lebanon selatan.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak militer Israel terkait klaim serangkaian serangan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *