Hizbullah Serang Nahariya hingga Rishon Lezion, Sejumlah Bangunan Hancur Terbakar

favicon progres.id
kerusakan di nahariyah israel
Bangunan yang hancur lebur akibat serangan rudal Hizbullah (Foto: Telegram)

PROGRES.ID – Kebakaran besar di Nahariya dan Rishon Lezion, wilayah pendudukan Israel, akibat serangan artileri Hizbullah dari Lebanon pada Senin, 16 Maret 2026.

Tak hanya melancarkan serangan ke wilayah pendudukan Israel, Hizbullah juga menghadapi tentara Israel yang mencoba menginvasi Lebanon. Namun, tidak mudah bagi pasukan darat zionis, karena serangan rudal mengancam nyawa mereka.

“Kami menargetkan dua tank Merkava di area Proyek Taybeh dengan rudal berpemandu dan berhasil mengenai sasaran secara langsung,” tulis pernyataan resmi Hizbullah.

Kesaksian Warga yang Selamat dari Ledakan

Menukil Times of Israel, seorang warga bernama Lir Itzik mengungkapkan detik-detik mencekam saat rumahnya di Rishon LeZion terkena dampak serangan. Ia mengatakan sempat berlari menuju ruang perlindungan bersama para tetangganya setelah sirene peringatan berbunyi.

Ia juga membawa anjing peliharaannya ke tempat perlindungan tersebut.

Menurutnya, setelah sirene berhenti, beberapa dentuman terdengar dari proses pencegatan rudal di udara. Namun, tidak lama kemudian terdengar suara siulan sebelum ledakan besar mengguncang rumahnya.

Ledakan tersebut membuat ruangan perlindungan dipenuhi debu tebal hingga ia kesulitan melihat keadaan sekitar.

Setelah menghubungi ayahnya dan layanan darurat, mereka akhirnya berhasil membuka pintu ruang perlindungan yang tertutup puing-puing bangunan. Itzik kemudian dibawa ke Shamir Medical Center untuk mendapatkan perawatan medis.

Presiden Israel Tinjau Lokasi Serangan

Presiden Israel, Isaac Herzog, mengunjungi lokasi yang terkena dampak serangan rudal pada Senin (16/03/2026).

Ia menuduh Iran dan Hizbullah berusaha menyerang warga sipil di lingkungan permukiman yang damai. Herzog juga meminta masyarakat Israel untuk mematuhi instruksi keamanan dari otoritas militer karena langkah tersebut dapat menyelamatkan nyawa.

Selain rumah di Rishon LeZion, sebuah hulu ledak juga menghantam rumah warga di kota Shoham dan menyebabkan kerusakan serius. Sementara itu, satu rudal lainnya jatuh di Jalan Raya 431 sehingga sebagian jalur terpaksa ditutup.

Ratusan Orang Terluka dalam 24 Jam

Kementerian Kesehatan Israel melaporkan bahwa dalam 24 jam terakhir, sebanyak 142 orang dirawat di rumah sakit akibat konflik dengan Iran.

Dari jumlah tersebut, tiga orang mengalami luka sedang, sementara sebagian besar korban berada dalam kondisi ringan. Lima orang lainnya dirawat karena mengalami trauma atau gangguan kecemasan.

Sejak konflik pecah pada 28 Februari, tercatat sebanyak 3.369 orang telah dirawat di rumah sakit akibat perang tersebut. Saat ini, 81 orang masih menjalani perawatan.

Dari pasien yang masih dirawat, satu orang berada dalam kondisi kritis, tujuh orang mengalami luka serius, 14 orang luka sedang, dan 59 orang dalam kondisi ringan.

Data tersebut mencakup baik warga sipil maupun personel militer yang terdampak konflik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *