IRGC Klaim Hancurkan Pangkalan Udara AS Usai Serangan terhadap Menara Telekomunikasi di Iran Selatan

favicon progres.id
rudal khorramshahr
Rudal Iran Khorramshahr-4 (Credit: The Islamic Republik News Agency)

PROGRES.ID – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah melancarkan serangan balasan terhadap sebuah pangkalan udara yang disebut digunakan Amerika Serikat untuk melancarkan serangan militer ke menara telekomunikasi di wilayah selatan Iran.

Dalam pernyataan yang dirilis Senin, IRGC menyebut pasukan kedirgantaraannya berhasil menyerang dan menghancurkan pangkalan udara yang menjadi titik peluncuran serangan terhadap menara komunikasi di Pulau Sirik, Provinsi Hormozgan.

IRGC menyatakan aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas serangan yang beberapa jam sebelumnya dilakukan oleh militer Amerika Serikat terhadap fasilitas telekomunikasi di pulau tersebut.

“Setelah agresi yang dilakukan militer AS terhadap menara komunikasi di Pulau Sirik, para pejuang Pasukan Dirgantara IRGC menargetkan pangkalan udara asal serangan tersebut dan menghancurkan sasaran yang telah ditentukan,” demikian isi pernyataan itu.

Selain mengumumkan serangan balasan, IRGC juga memperingatkan Washington agar tidak mengulangi tindakan serupa. Menurut mereka, setiap serangan lanjutan akan memicu respons yang lebih keras.

“Jika agresi kembali terjadi, respons yang diberikan akan berbeda sepenuhnya. Seluruh konsekuensinya menjadi tanggung jawab rezim agresor Amerika Serikat,” tegas IRGC.

Perkembangan terbaru ini terjadi setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) pada Minggu malam menyatakan telah melaksanakan serangan yang disebut sebagai tindakan membela diri terhadap fasilitas radar dan pusat komando pengendalian drone Iran di Kota Goruk dan Pulau Qeshm.

CENTCOM menyebut operasi tersebut berlangsung pada Sabtu dan Minggu sebagai respons atas tindakan Iran yang dianggap agresif, termasuk penembakan jatuh p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *