Kejaksaan Iran Buka 10 Kasus Spionase di Azerbaijan Timur

favicon progres.id
ilustrasi
ilustrasi (Istimewa)

PROGRES.ID – Otoritas peradilan di Provinsi Azerbaijan Timur mengungkapkan telah membuka puluhan perkara keamanan menyusul perkembangan situasi terbaru. Dari total lebih dari 60 kasus yang tercatat, sebanyak 10 di antaranya berkaitan dengan dugaan aktivitas spionase.

Kepala jaksa pengadilan umum dan revolusioner di pusat provinsi tersebut, Hossein Mohammad Zadeh, menyampaikan hal itu dalam keterangannya di sela-sela kegiatan publik di Kota Maragheh, seperti dilaporkan oleh Fars News Agency.

Ia menjelaskan bahwa selama periode yang disebut sebagai “Perang Ramadan”, layanan peradilan di wilayah itu tetap berjalan tanpa gangguan. Menurutnya, seluruh kantor kejaksaan tetap beroperasi penuh, termasuk pada hari libur, guna memastikan proses hukum bagi masyarakat tidak terhenti.

Dalam kesempatan yang sama, Mohammad Zadeh juga menyebut pihaknya telah menginstruksikan seluruh kejaksaan di kota-kota untuk memberikan cuti sementara kepada narapidana yang memenuhi syarat. Kebijakan ini terutama ditujukan bagi tahanan yang mengalami kesulitan ekonomi. Secara keseluruhan, sekitar 3.900 narapidana di tingkat provinsi telah memperoleh izin tersebut.

Terkait kasus keamanan, ia menegaskan bahwa sejumlah perkara spionase telah memasuki tahap penuntutan. Dalam beberapa kasus, ancaman hukuman yang dihadapi termasuk kategori berat sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Ia menambahkan bahwa setelah putusan pengadilan tingkat pertama dikeluarkan dan mendapat pengesahan dari Mahkamah Tinggi, eksekusi hukuman akan dilakukan secepat mungkin.

“Seluruh proses dalam sistem peradilan berjalan sesuai hukum dan peraturan yang berlaku,” ujarnya menegaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *