Ngeri! 67 Ribu Bangunan Sipil Hancur, Puluhan Ribu Warga Iran Jadi Korban Serangan AS-Israel

favicon progres.id
hancur bangunan di teheran
Tampak salah satu bangunan di Teheran yang hancur akibat serangan jet tempur zionis dan Amerika Serikat

PROGRES.ID – Dampak serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terus meluas. Laporan terbaru dari Iranian Red Crescent Society mengungkap skala kerusakan besar pada infrastruktur sipil serta tingginya jumlah korban luka di kalangan masyarakat.

Puluhan Ribu Bangunan Rusak

Dalam periode 3 hingga 14 Maret, sedikitnya 67.414 unit sipil dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan udara. Angka tersebut mencakup lebih dari 9.000 unit komersial di seluruh negeri serta lebih dari 18.000 rumah di Provinsi Teheran yang terdampak langsung maupun tidak langsung.

Tak hanya itu, 236 fasilitas medis dan layanan darurat turut mengalami kerusakan, bersama dengan 498 sekolah yang terdampak serangan.

Korban Anak dan Tenaga Medis Bertambah

Serangan ini juga menimbulkan korban jiwa yang signifikan di kalangan pelajar dan tenaga pendidikan. Sebanyak 206 siswa dan staf sekolah dilaporkan tewas, sementara ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Data dari Kementerian Kesehatan Iran mencatat lebih dari 19.000 orang terluka, dengan sekitar 1.100 korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dari jumlah tersebut, ribuan telah dipulangkan setelah mendapat perawatan medis, termasuk ratusan yang menjalani operasi.

Korban juga mencakup kelompok rentan, seperti anak-anak. Tercatat 13 anak di bawah usia 5 tahun menjadi korban, serta lebih dari 200 anak di bawah 18 tahun turut terdampak.

Layanan Kesehatan Ikut Terpukul

Sektor kesehatan menjadi salah satu yang paling terdampak. Sedikitnya 18 tenaga medis tewas dan lebih dari 100 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan terpaksa dievakuasi akibat kerusakan parah.

Tak hanya itu, puluhan ambulans dan pusat layanan darurat juga tidak dapat beroperasi setelah terkena dampak serangan.

Relawan Dikerahkan, Trauma Meningkat

Iranian Red Crescent Society menyebutkan bahwa lebih dari 100.000 relawan kini disiagakan di seluruh wilayah Iran untuk membantu korban.

Selain bantuan fisik, dampak psikologis juga menjadi perhatian serius. Lebih dari 1.200 konselor telah menangani puluhan ribu panggilan darurat, memberikan dukungan mental kepada warga yang mengalami trauma akibat serangan udara.

Situasi Kemanusiaan Memburuk

Dengan jumlah korban yang terus bertambah dan infrastruktur yang rusak luas, situasi kemanusiaan di Iran semakin mengkhawatirkan. Konflik yang masih berlangsung ini diperkirakan akan terus memberikan dampak besar, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *