PM Spanyol Sentil AS, Dorong China Ambil Peran Lebih Besar di Dunia yang Kian Berubah

favicon progres.id
pedro sanchez
Perdana Menteri Spanyol , Pedro Sanchez (Foto: AP via PressTV)

PROGRES.ID – Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, menyerukan agar China memainkan peran yang lebih signifikan dalam tatanan global. Ia menilai stabilitas dunia sulit tercapai tanpa keterlibatan aktif Beijing.

Dalam kunjungannya ke China—yang merupakan kunjungan keempat dalam empat tahun terakhir—Sánchez menyatakan bahwa dunia kini bergerak menuju sistem multipolar. Ia juga menyinggung meningkatnya kekhawatiran di Eropa terkait keandalan Amerika Serikat sebagai mitra global.

Selain isu geopolitik, Sánchez menyampaikan ketertarikan untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan China. Hal ini muncul setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan potensi terganggunya hubungan dagang dengan Spanyol.

Kunjungan Sánchez ke Beijing dilakukan atas undangan Perdana Menteri China, Li Qiang. Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan pentingnya memperluas kerja sama dan pertukaran di berbagai sektor antara negara-negara Eropa dan China.

Ia juga menegaskan bahwa Spanyol akan terus berperan aktif dalam mempererat hubungan antara Uni Eropa dan Beijing.

Kunjungan ini berlangsung di tengah sikap kritis Madrid terhadap kebijakan Washington, termasuk terkait serangan terhadap Iran pada 28 Februari yang disebut dilakukan bersama Israel. Pemerintah Spanyol bahkan menutup wilayah udaranya bagi penerbangan yang terlibat dalam operasi tersebut, langkah yang memicu reaksi keras dari pejabat AS.

Selain itu, Spanyol secara terbuka mengecam dukungan penuh Washington terhadap Israel, terutama di tengah meningkatnya kekerasan di kawasan Asia Barat.

Dalam pertemuan dengan Sánchez, Presiden China Xi Jinping mendorong peningkatan kerja sama ekonomi antara kedua negara. Ia juga memperingatkan bahaya kembalinya “hukum rimba” dalam hubungan internasional di tengah situasi global yang dinilai semakin tidak stabil.

Xi menekankan pentingnya koordinasi yang lebih erat antara China dan Spanyol di tengah kondisi dunia yang penuh gejolak, serta adanya persaingan antara prinsip keadilan dan kekuatan.

Ia juga secara tersirat mengkritik pendekatan sepihak dalam hubungan internasional, dengan menegaskan bahwa sikap suatu negara terhadap hukum dan tatanan global mencerminkan pandangan dunia serta tanggung jawabnya.

Menanggapi hal tersebut, Sánchez menyambut peran China dalam upaya meredakan konflik di kawasan Asia Barat. Ia menyebut Beijing dapat berkontribusi dalam mendorong solusi diplomatik sekaligus memperkuat stabilitas dan perdamaian.

Selain itu, kedua pihak juga membahas perlunya reformasi sistem multilateral agar lebih mencerminkan realitas dunia yang kini semakin multipolar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *