Serangan Hizbullah Meluas! Pasukan Elit Israel Tewas dalam Penyergapan di Lebanon Selatan

favicon progres.id
hizbullah
Pejuang Hizbullah menyerang tentara Israel (Foto: TasnimNews)

PROGRES.ID – Kelompok perlawanan Lebanon, Hizbullah, mengumumkan telah melancarkan serangkaian serangan terkoordinasi terhadap posisi militer Israel pada Kamis, termasuk penyergapan di Lebanon selatan yang menewaskan satu tentara Israel dan melukai dua lainnya.

Juru bicara militer Israel mengonfirmasi bahwa seorang anggota unit elit Brigade Golani tewas dalam pertempuran di wilayah Lebanon selatan. Media Israel melaporkan bahwa penyergapan terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari ketika pasukan Israel diserang saat mendekati suatu area, sehingga menimbulkan korban di pihak militer.

Laporan media Israel juga menggambarkan situasi di Lebanon selatan sebagai sangat sulit bagi pasukan Israel, dengan pertempuran jarak dekat yang terjadi antara pasukan Israel dan pejuang Hizbullah.

Brigade Golani sendiri dikenal sebagai salah satu unit elit militer Israel yang sebelumnya juga mengalami kerugian dalam operasi militer di Gaza. Kini unit tersebut kembali terlibat dalam pertempuran intensif di Lebanon Selatan.

Dalam pernyataannya, Hizbullah juga mengklaim telah menembakkan rudal ke markas komando militer Israel di wilayah utara yang dikenal sebagai Pangkalan Dado di dekat Safed.

Selain itu, kelompok tersebut mengaku meluncurkan drone bermuatan bahan peledak ke permukiman Metula sebagai bagian dari operasi militer yang sedang berlangsung.

Pertempuran darat juga dilaporkan terjadi di kota Deir Seryan, dekat sebuah masjid dan sekolah, di mana bentrokan berlangsung dalam jarak dekat menggunakan senjata ringan, senjata menengah, dan mortir.

Hizbullah juga menyatakan telah menargetkan konsentrasi pasukan Israel di wilayah perbatasan al-Qouzah dengan serangan rudal, serta menyerang posisi militer Israel di Misgav Am.

Rangkaian serangan ini menunjukkan peningkatan intensitas pertempuran di perbatasan Lebanon–Israel, dengan kedua pihak terus terlibat dalam bentrokan langsung maupun serangan jarak jauh menggunakan rudal dan drone.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *