Perbedaan Sakinah, Mawaddah dan Rahmah
Meskipun sering diucapkan secara bersamaan, ketiga kata tersebut memiliki nuansa makna yang berbeda.
Sakinah berkaitan dengan ketenteraman dan kedamaian.
Mawaddah berkaitan dengan cinta dan kasih.
Rahmah berkaitan dengan kasih sayang dan rahmat.
Jika disederhanakan, ketiganya dapat dipahami sebagai rangkaian harapan dalam kehidupan rumah tangga:
Sakinah: rumah tangga yang tenteram.
Mawaddah: hubungan yang dipenuhi cinta.
Rahmah: kasih sayang yang membuat pasangan saling menjaga.
Kementerian Agama juga menggunakan ketiga istilah tersebut dalam kegiatan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin.
Mengapa Sakinah Mawaddah Warahmah Sering Diucapkan kepada Pengantin Baru?
Pernikahan merupakan awal dari kehidupan baru bagi pasangan suami dan istri.
Karena itu, masyarakat sering memberikan doa dan ucapan selamat kepada pasangan yang baru menikah. Salah satu ungkapan yang paling populer adalah “sakinah mawaddah warahmah.”
Ucapan tersebut menjadi bentuk harapan agar pasangan mampu menjalani kehidupan rumah tangga dengan ketenteraman, cinta dan kasih sayang.
Ungkapan tersebut juga telah menjadi bagian yang umum ditemukan dalam undangan pernikahan, khutbah pernikahan dan doa untuk pengantin Muslim.
Apakah Sakinah Mawaddah Warahmah Hanya untuk Pengantin Baru?
Tidak.
Meskipun paling sering diucapkan kepada pengantin baru, makna sakinah mawaddah warahmah tidak terbatas pada awal pernikahan.
Doa tersebut juga relevan untuk pasangan yang sudah lama menikah.
Sebab, ketenteraman, cinta dan kasih sayang bukan sesuatu yang hanya dibutuhkan ketika pasangan baru membangun rumah tangga. Ketiga hal tersebut dapat terus dijaga sepanjang perjalanan kehidupan keluarga.
Dalam kajian tentang keluarga Muslim, nilai sakinah, mawaddah dan rahmah juga dikaitkan dengan kerja sama, tanggung jawab serta pembagian peran yang saling mendukung dalam keluarga.
Sakinah Bukan Berarti Rumah Tangga Tanpa Masalah
Salah satu hal penting dalam memahami istilah ini adalah tidak mengartikan keluarga sakinah sebagai keluarga yang sama sekali tidak memiliki masalah.
Setiap rumah tangga memiliki tantangan masing-masing.
Perbedaan karakter, cara berpikir, kondisi ekonomi, pekerjaan, hubungan dengan keluarga besar hingga pengasuhan anak dapat menjadi bagian dari perjalanan pernikahan.
Karena itu, sakinah lebih tepat dipahami sebagai ketenteraman yang membantu pasangan menghadapi kehidupan bersama, bukan sebagai jaminan bahwa kehidupan rumah tangga akan selalu berjalan tanpa persoalan.
Pemahaman tersebut membuat konsep sakinah mawaddah warahmah lebih realistis untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagaimana Mewujudkan Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah?
Ucapan dan doa tentu penting, tetapi nilai yang terkandung di dalamnya juga dapat diwujudkan melalui perilaku sehari-hari.
Beberapa hal yang dapat dilakukan pasangan antara lain:
1. Menjaga komunikasi
Komunikasi yang baik membantu pasangan memahami perasaan, kebutuhan dan persoalan yang sedang dihadapi.
2. Saling menghargai
Perbedaan pendapat tidak selalu berarti hubungan harus berakhir dalam konflik. Saling menghargai dapat membantu pasangan menghadapi perbedaan secara lebih sehat.
3. Menerima kekurangan pasangan
Tidak ada manusia yang sempurna. Kesediaan menerima kekurangan pasangan menjadi bagian penting dalam membangun hubungan jangka panjang.
Kementerian Agama juga mengaitkan makna rahmah dengan kesediaan pasangan untuk saling menerima kekurangan.
4. Saling membantu
Rumah tangga merupakan kehidupan bersama. Karena itu, pekerjaan dan tanggung jawab keluarga dapat dijalankan melalui kerja sama sesuai kondisi dan kesepakatan pasangan.
5. Menjaga kasih sayang
Cinta dalam pernikahan tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata. Perhatian kecil, kepedulian dan kesediaan hadir ketika pasangan membutuhkan juga menjadi bagian dari kasih sayang.
Apakah Sakinah Mawaddah Warahmah Merupakan Doa?
Dalam praktik masyarakat Muslim Indonesia, sakinah mawaddah warahmah sangat umum digunakan sebagai doa dan harapan bagi pasangan yang menikah.
Ungkapan tersebut merujuk pada nilai yang terdapat dalam QS Ar-Rum ayat 21 mengenai ketenteraman, cinta dan kasih sayang dalam kehidupan pasangan.
Namun, penting membedakan antara ungkapan doa yang populer di masyarakat dengan lafaz doa tertentu yang secara khusus diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Dalam tradisi Islam, terdapat pula doa untuk pengantin yang bersumber dari hadis. Karena itu, sakinah mawaddah warahmah dapat dipahami sebagai doa atau harapan yang populer untuk pasangan, sementara doa-doa pernikahan yang bersumber dari hadis memiliki redaksi tersendiri.
Tulisan yang Benar: Sakinah Mawaddah Warahmah atau Sakinah Mawaddah Warohmah?
Dalam bahasa Indonesia, masyarakat dapat menemukan beberapa variasi penulisan, seperti:
- Sakinah Mawaddah Warahmah
- Sakinah Mawaddah wa Rahmah
- Sakinah Mawaddah Warohmah
- Sakinah Mawaddah Warrahmah
Secara transliterasi, “sakinah mawaddah wa rahmah” lebih dekat dengan susunan kata Arabnya. Sementara “sakinah mawaddah warahmah” merupakan bentuk yang sangat populer digunakan dalam bahasa Indonesia.
Yang terpenting adalah memahami makna dari ungkapan tersebut dan tidak hanya mengucapkannya sebagai formalitas.
Kesimpulan
Arti sakinah mawaddah warahmah secara sederhana adalah harapan agar pasangan menjalani kehidupan rumah tangga dengan ketenteraman, cinta dan kasih sayang.
Sakinah menggambarkan ketenangan dan ketenteraman, mawaddah berkaitan dengan cinta dan kasih, sedangkan rahmah bermakna kasih sayang atau rahmat.
Ketiga istilah tersebut memiliki keterkaitan dengan QS Ar-Rum ayat 21, yang menjelaskan bahwa Allah menciptakan pasangan agar manusia memperoleh ketenteraman serta menjadikan di antara pasangan rasa cinta dan kasih sayang.
Karena itu, ketika seseorang mengucapkan “semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah” kepada pengantin baru, sebenarnya ia sedang menyampaikan sebuah harapan yang cukup dalam: semoga pasangan tersebut menemukan ketenteraman dalam rumah tangga, menjaga cinta dan terus menghadirkan kasih sayang dalam perjalanan hidup bersama.
FAQ Arti Sakinah Mawaddah Warahmah
Apa arti sakinah mawaddah warahmah?
Sakinah berarti ketenteraman, mawaddah berarti cinta atau kasih, sedangkan rahmah berarti kasih sayang atau rahmat. Dalam konteks pernikahan, ketiganya menjadi harapan bagi pasangan untuk membangun rumah tangga yang tenteram, penuh cinta dan kasih sayang.
Sakinah mawaddah warahmah berasal dari surat apa?
Ungkapan tersebut berkaitan dengan QS Ar-Rum ayat 21, yang menjelaskan penciptaan pasangan, ketenteraman, serta rasa cinta dan kasih sayang di antara pasangan.
Apa arti sakinah dalam pernikahan?
Sakinah berarti ketenangan, ketenteraman, kedamaian dan rasa aman yang diharapkan hadir dalam kehidupan rumah tangga.
Apa arti mawaddah dalam pernikahan?
Mawaddah berarti cinta dan kasih yang hadir di antara pasangan suami istri. Kementerian Agama menjelaskannya sebagai kasih yang ditandai dengan rasa cinta dan kemauan untuk saling memberi.
Apa arti warahmah dalam pernikahan?
Warahmah berkaitan dengan kasih sayang dan rahmat. Dalam konteks rumah tangga, rahmah dapat diwujudkan dengan kepedulian dan kesediaan menerima kekurangan pasangan.
Kenapa sakinah mawaddah warahmah sering diucapkan kepada pengantin baru?
Karena ungkapan tersebut merupakan doa dan harapan agar pasangan yang baru menikah dapat membangun rumah tangga yang tenteram, penuh cinta dan kasih sayang.

Komentar