PROGRES.ID – Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Di bulan istimewa ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh, termasuk menjalankan puasa sunah Rajab sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa Rasulullah SAW kerap berpuasa pada sebagian hari di bulan Rajab. Ibnu Abbas RA meriwayatkan bahwa intensitas puasa Nabi pada bulan ini terkadang membuat para sahabat mengira beliau akan berpuasa penuh, namun di waktu lain beliau juga terlihat tidak berpuasa sama sekali. Hal ini menunjukkan bahwa puasa Rajab bersifat sunah dan fleksibel, tidak diwajibkan secara penuh.
Bacaan Niat Puasa Rajab
Sebagaimana ibadah puasa sunah lainnya, puasa Rajab diawali dengan niat yang tulus karena Allah SWT. Niat cukup dihadirkan di dalam hati, namun dianjurkan pula membaca lafaz niat agar lebih mantap.
Berikut bacaan niat puasa Rajab yang dapat diamalkan:
Lafaz Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin:
Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
“Aku berniat puasa sunah bulan Rajab karena Allah Ta‘ala.”
Niat sebaiknya dilakukan pada malam hari sebelum Subuh. Namun, jika lupa, niat masih sah dilakukan hingga sebelum waktu Dzuhur, selama belum makan dan minum.
Tata Cara Puasa Rajab
Pelaksanaan puasa Rajab pada dasarnya sama dengan puasa sunah lainnya. Berikut tata cara yang dianjurkan:
- Berniat Puasa
Niat dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT. - Makan Sahur
Sahur sangat dianjurkan meski hanya dengan seteguk air, karena mengandung keberkahan. - Menahan Diri Sejak Subuh hingga Maghrib
Menjauhi hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, dan perbuatan yang mengurangi pahala puasa. - Memperbanyak Amal Ibadah
Isi waktu puasa dengan membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, dan bersedekah. - Menyegerakan Berbuka Puasa
Saat Maghrib tiba, dianjurkan segera berbuka dengan makanan ringan atau air, lalu membaca doa berbuka puasa.
Kapan Puasa Rajab 2025 Dimulai?
Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama RI, 1 Rajab 1447 H bertepatan dengan Minggu, 21 Desember 2025. Umat Islam sudah dapat mulai menjalankan puasa Rajab sejak tanggal tersebut.
Dalam sejumlah riwayat, puasa pada tanggal 1, 2, dan 3 Rajab disebut memiliki keutamaan tersendiri. Meski demikian, puasa Rajab dapat dilakukan kapan saja sepanjang bulan, termasuk puasa Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh.
Jadwal Puasa Rajab 2025 dan Puasa Sunah Lainnya
Berikut daftar jadwal puasa sunah selama bulan Rajab 1447 H:
- Minggu, 21 Desember 2025: Puasa 1 Rajab
- Senin, 22 Desember 2025: Puasa 2 Rajab / Puasa Senin
- Selasa, 23 Desember 2025: Puasa 3 Rajab
- Kamis, 25 Desember 2025: Puasa Kamis
- Senin, 29 Desember 2025: Puasa Senin
- Kamis, 1 Januari 2026: Puasa Kamis
- Jumat, 2 Januari 2026: Puasa Ayyamul Bidh
- Sabtu, 3 Januari 2026: Puasa Ayyamul Bidh
- Minggu, 4 Januari 2026: Puasa Ayyamul Bidh
- Senin, 5 Januari 2026: Puasa Senin
- Kamis, 8 Januari 2026: Puasa Kamis
- Senin, 12 Januari 2026: Puasa Senin
- Kamis, 15 Januari 2026: Puasa Kamis
- Senin, 19 Januari 2026: Puasa Senin
Puasa Rajab menjadi momentum spiritual untuk membersihkan hati dan mempersiapkan diri menyambut bulan-bulan mulia berikutnya, seperti Syaban dan Ramadan. Dengan niat yang ikhlas serta amalan yang konsisten, puasa sunah di bulan Rajab diharapkan membawa keberkahan dan peningkatan kualitas iman.












