PROGRES.ID – Suasana jelang pertandingan Argentina vs Benin semakin emosional. Duel yang digelar di Stadion Monumental, Buenos Aires, tersebut menjadi laga terakhir Lionel Messi bersama Timnas Argentina.
Berbagai penghormatan disiapkan untuk mengiringi perpisahan sang megabintang. Salah satunya hadir dari Rosario, kota kelahiran Messi, berupa jersey Timnas Argentina raksasa dengan nomor 10 yang dipasang di kawasan Monumento Nacional a la Bandera.
Jersey berukuran sekitar 30 meter itu menampilkan angka 10 dalam ukuran besar dan tulisan “Gracias” sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Messi atas pengabdiannya untuk Argentina.
Jersey Raksasa “Gracias 10” untuk Messi
Jersey raksasa tersebut dipasang pada Senin, 5 Oktober 2026, atau sehari sebelum Messi menjalani pertandingan terakhirnya bersama Argentina.
Pemilihan Rosario sebagai lokasi penghormatan memiliki makna khusus. Messi lahir di kota tersebut dan menghabiskan masa kecilnya sebelum kemudian meninggalkan Argentina untuk mengejar karier sepak bola di Eropa.
Instalasi jersey raksasa itu menjadi salah satu bentuk penghormatan publik kepada pemain yang selama lebih dari dua dekade menjadi ikon sepak bola Argentina.
Selain menampilkan nomor 10 yang identik dengan Messi, jersey tersebut juga membawa pesan “Gracias”. Pesan sederhana itu menggambarkan rasa terima kasih atas berbagai pencapaian yang telah diberikan Messi kepada sepak bola Argentina.
Perpisahan Messi Digelar di Stadion Monumental
Sementara itu, pusat perayaan perpisahan Messi berada di Buenos Aires. Argentina akan menghadapi Benin dalam laga persahabatan di Estadio Monumental pada Selasa, 6 Oktober 2026 waktu setempat.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) telah menyiapkan pertandingan tersebut sebagai momentum penghormatan bagi Messi. Selain pertandingan, sejumlah pertunjukan dan seremoni khusus juga disiapkan untuk membuat malam perpisahan tersebut berlangsung istimewa.
Stadion Monumental diperkirakan dipenuhi puluhan ribu pendukung Argentina yang ingin menyaksikan langsung penampilan terakhir Messi dengan seragam biru-putih.
Bagi Messi, pertandingan melawan Benin menjadi penutup perjalanan internasional yang berlangsung lebih dari dua dekade.
Messi dan Nomor 10 yang Ikonik
Nomor 10 sudah menjadi bagian penting dari identitas Messi bersama Timnas Argentina. Ia mengenakan nomor tersebut selama sebagian besar perjalanan karier seniornya bersama La Albiceleste.
Argentina bahkan sempat mengosongkan nomor 10 dalam sejumlah pertandingan sebelum laga perpisahan Messi sebagai bentuk penghormatan terhadap sang kapten. Namun, nomor tersebut tidak dapat dipensiunkan secara permanen dalam turnamen FIFA karena aturan mengenai penomoran skuad.
Untuk laga melawan Benin, Argentina juga menyiapkan jersey khusus. Seragam tersebut memiliki desain berbeda dari jersey reguler, dengan detail angka dan nama pemain berwarna emas serta elemen khusus yang ditujukan untuk merayakan perjalanan Messi bersama tim nasional.
Penutup Era Messi Bersama Argentina
Pertandingan melawan Benin menjadi penanda berakhirnya sebuah era.
Messi telah melewati perjalanan panjang bersama Argentina, mulai dari debutnya pada 2005 hingga menjadi kapten dan salah satu pemain terpenting dalam sejarah La Albiceleste.
Ia juga menjadi bagian dari generasi yang mengantarkan Argentina meraih berbagai trofi bergengsi, termasuk Copa America dan Piala Dunia 2022.
Menurut laporan sejumlah media, Messi memasuki laga terakhirnya dengan catatan 207 penampilan dan 125 gol bersama Argentina.
Kini, menjelang Argentina menghadapi Benin, bukan hanya Stadion Monumental yang bersiap mengucapkan selamat tinggal.
Di Rosario, sebuah jersey raksasa bertuliskan “Gracias” dan nomor 10 telah lebih dulu menjadi simbol penghormatan untuk pemain yang telah mengukir salah satu kisah terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina.

Komentar