PROGRES.ID – Besiktas menjamu Crystal Palace di Istanbul dalam laga ketiga fase liga Liga Europa. Pertandingan dijadwalkan Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 19.00 UTC, atau sekitar pukul 02.00 WIB pada Jumat dini hari (23/10). Laga mempertemukan Vincenzo Italiano di kubu tuan rumah dan Pierre Sage di kubu tamu.
Besiktas: Tajam dan Kokoh di Kandang
Besiktas datang dengan catatan kuat. Dari lima laga terakhir di semua kompetisi, mereka menang empat kali dan kalah sekali, dengan 17 gol atau rata-rata 3,4 gol per laga. Mereka juga mencatat empat kemenangan beruntun di kandang pada laga Eropa. Dalam 15 laga terakhir, Besiktas menang di semua delapan laga kandangnya.
Di fase liga, mereka mengawali dengan kemenangan 4-1 atas Marseille. Bek kanan Michael Murillo tercatat sebagai pencetak gol terbanyak tim di Liga Europa musim ini dengan dua gol.
Crystal Palace: Subur, tetapi Rapuh di Belakang
Palace baru saja kalah. Mereka takluk 3-2 dari Lyon, tanpa satu pun tembakan tepat sasaran di babak pertama. Yeremy Pino dan Daichi Kamada mencetak dua gol balasan. Sky Sports mencatat kelemahan lain, yakni Palace telah kebobolan 35 gol dari bola mati di semua kompetisi sejak awal musim lalu.
Lini serang tetap produktif. Palace dilaporkan mencetak gol di tujuh laga Liga Europa beruntun. Besiktas yang gemar menyerang di kandang dan Palace yang rentan dari situasi bola mati membuka peluang laga terbuka.
Statistik dan Probabilitas
Prediksi algoritma BetClan menempatkan Besiktas sebagai favorit: kemenangan tuan rumah 44 persen, seri 26 persen, dan kemenangan tamu 30 persen. Peluang kedua tim mencetak gol 67 persen, dan peluang lebih dari 2,5 gol 61 persen. Situs Football Predictions memperkirakan skor 1-1.
Kabar Tim
Susunan pemain resmi belum diumumkan. Daftar cedera dan skorsing untuk laga ini belum dilaporkan. Susunan pemain biasanya dirilis sekitar satu jam sebelum kick-off.
Prediksi Skor
Besiktas 2-1 Crystal Palace
Faktor kandang, ketajaman lini serang, dan rekor di Istanbul memberi Besiktas keunggulan tipis. Palace punya daya gedor untuk mencetak gol, tetapi masalah bola mati dan start lambat di Lyon membuat hasil imbang atau kemenangan tuan rumah lebih mungkin.

Komentar