PROGRES.ID – Torino vs Udinese menjadi salah satu pertandingan menarik pada pekan keenam Serie A 2026/2027. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan setelah mengawali kompetisi dengan hasil yang belum konsisten. Bermain di kandang sendiri, Torino berusaha mengakhiri tren buruk, sedangkan Udinese datang dengan misi menghentikan rentetan kekalahan.

Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino, Senin, 12 Oktober 2026, pukul 20.45 waktu Italia atau Selasa dini hari, 13 Oktober pukul 01.45 WIB.

Berdasarkan performa kedua tim, Torino memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Namun, catatan kandang yang kurang meyakinkan dan produktivitas Udinese dalam pertandingan tandang membuat duel ini berpotensi berjalan ketat.

Kondisi Terkini Torino dan Udinese

Torino berusaha bangkit di kandang

Torino belum menunjukkan kestabilan pada awal musim 2026/2027. Tim berjuluk Il Toro tersebut mengumpulkan empat poin dari lima pertandingan Serie A pertama dan masih mencari kemenangan kandang pertamanya di liga.

Perjalanan Torino sejauh ini diwarnai hasil yang naik turun. Setelah menelan kekalahan dari AC Milan dan Sassuolo serta tersingkir dari Coppa Italia, mereka sempat bangkit dengan mengalahkan Fiorentina 2-1. Namun, kekalahan 0-2 dari AS Roma kembali memperlihatkan sejumlah kelemahan tim.

Torino kemudian membawa pulang satu poin dari markas Bologna setelah Sandro Kulenovic mencetak gol penyeimbang pada menit ke-77. Hasil tersebut setidaknya memberikan modal untuk menghadapi Udinese, meskipun pekerjaan rumah di lini pertahanan masih cukup besar.

Menurut catatan resmi klub, Torino kebobolan dalam 10 pertandingan kandang terakhirnya melawan Udinese di Serie A. Mereka juga memasuki laga ini setelah menelan tiga kekalahan kandang berturut-turut di berbagai kompetisi.

Situasi tersebut membuat kemenangan menjadi penting bagi pelatih Ignazio Abate. Selain berusaha memperbaiki posisi di klasemen, Torino perlu menunjukkan bahwa mereka masih mampu memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri.

Udinese ingin mengakhiri tren negatif

Udinese juga belum berada dalam kondisi ideal. Setelah mengawali musim dengan hasil yang cukup menjanjikan, tim asuhan Kosta Runjaic itu mengalami tiga kekalahan beruntun sebelum jeda internasional.

Rentetan hasil tersebut membuat Udinese tertahan dengan empat poin dari lima pertandingan, sama seperti Torino. Karena itu, pertandingan di Turin menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi sekaligus mengembalikan kepercayaan diri.

Meski sedang kesulitan meraih kemenangan, Udinese mempunyai sejumlah aspek yang bisa merepotkan tuan rumah. Produktivitas mereka ketika bermain tandang patut diperhatikan, terutama karena Jurgen Ekkelenkamp mampu memberikan kontribusi gol dalam dua pertandingan tandang pertama musim ini.

Udinese juga mempunyai penyerang Keinan Davis yang diperkirakan menjadi pilihan utama di lini depan. Pergerakan Davis dapat menjadi ancaman apabila Torino memberikan terlalu banyak ruang di antara lini pertahanan dan lini tengah.

Namun, Udinese harus memperbaiki konsentrasi setelah turun minum. Mereka tercatat kesulitan mempertahankan momentum pada babak kedua, sehingga keunggulan dalam penguasaan atau peluang belum tentu berujung pada hasil maksimal.

Head to Head Torino vs Udinese

Rekor pertemuan terakhir memberikan alasan bagi Udinese untuk percaya diri. Mereka berhasil mengalahkan Torino dalam dua pertemuan Serie A musim lalu, masing-masing dengan skor 2-1 di Turin dan 2-0 ketika bermain di kandang sendiri.

Meski demikian, Stadio Olimpico Grande Torino bukan tempat yang mudah bagi Udinese. Berdasarkan data resmi Torino FC, dari 42 pertandingan kandang melawan Udinese di berbagai kompetisi yang tercatat dalam statistik klub, Torino meraih 22 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 11 kekalahan.

Torino juga selalu mencetak gol dalam 10 pertandingan kandang terakhir melawan Udinese di Serie A. Statistik tersebut menunjukkan bahwa tuan rumah memiliki peluang untuk membobol gawang lawan meskipun sedang mengalami kesulitan pada awal musim.

Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama belum stabil, rekor pertemuan ini belum cukup untuk memastikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Faktor efektivitas penyelesaian akhir dan kemampuan menjaga pertahanan kemungkinan besar menjadi penentu.

Berita Tim dan Prediksi Susunan Pemain

Torino mendapat kabar positif dengan pulihnya Che Adams dari cedera. Penyerang asal Skotlandia itu berpeluang berduet dengan Giovanni Simeone, sementara Sandro Kulenovic juga menjadi opsi setelah mencetak gol melawan Bologna.

Niccolo Fortini masih perlu dipantau kondisinya setelah mengalami masalah pada paha ketika menjalani tugas internasional. Keputusan mengenai kebugarannya dapat memengaruhi pilihan pemain di sektor pertahanan atau sayap.

Di kubu Udinese, Oumar Solet diperkirakan kembali tersedia setelah mengalami masalah kebugaran sebelum jeda internasional. Sebaliknya, Nicolo Zaniolo dan Jakub Piotrowski dilaporkan masih harus menepi, sementara Juan Arizala diragukan tampil. Idrissa Gueye juga absen setelah menjalani operasi pergelangan kaki.

Berikut perkiraan susunan pemain yang dapat diturunkan kedua tim:

Torino (3-5-2): Lucas Perri; Pietro Comuzzo, Saúl Coco, Ricardo Rodríguez; Rafik Belghali, Cesare Casadei, Rolando Mandragora, Gvidas Gineitis, pemain sayap pilihan pelatih; Giovanni Simeone, Che Adams.

Udinese (3-4-2-1): Maduka Okoye; James Abankwah, Christian Kabasele, Oumar Solet; Mërgim Vojvoda, Lennon Miller, Jesper Karlström, Hassane Kamara; Jurgen Ekkelenkamp, Unai Gómez; Keinan Davis.

Susunan tersebut masih berupa perkiraan dan dapat berubah mengikuti keputusan pelatih serta perkembangan kondisi pemain menjelang pertandingan.

Analisis Pertandingan Torino vs Udinese

Torino kemungkinan mencoba memanfaatkan dukungan suporter untuk menekan sejak awal. Kehadiran Adams bersama Simeone dapat memberikan lebih banyak pilihan serangan, baik melalui bola langsung maupun kombinasi di sekitar kotak penalti.

Akan tetapi, tuan rumah harus berhati-hati ketika kehilangan bola. Torino belum mampu mencatatkan clean sheet dalam lima pertandingan liga pertamanya dan beberapa kali kesulitan mengendalikan serangan lawan.

Udinese berpotensi memanfaatkan situasi tersebut melalui serangan cepat. Ekkelenkamp menjadi salah satu pemain yang layak diperhatikan karena kontribusinya dalam pertandingan tandang, sementara Davis dapat menjadi target utama untuk menyelesaikan peluang.

Di sisi lain, tren tiga kekalahan beruntun membuat Udinese belum pantas dianggap sebagai favorit mutlak. Jika Torino mampu memperbaiki koordinasi pertahanan dan lebih efektif memanfaatkan peluang, mereka memiliki kesempatan untuk mengamankan hasil positif.

Pertandingan ini diperkirakan berlangsung seimbang. Torino memiliki keuntungan kandang, tetapi catatan pertemuan musim lalu dan kemampuan Udinese menyerang di laga tandang membuat tim tamu tetap berbahaya.

Prediksi Skor Torino vs Udinese

Melihat performa awal musim, kondisi pemain, serta rekor pertemuan kedua tim, hasil imbang menjadi salah satu kemungkinan yang masuk akal. Torino berpeluang mencetak gol di kandang, tetapi pertahanan mereka masih menyisakan celah yang bisa dimanfaatkan Udinese.

Prediksi ini berbeda dari Sports Mole, yang memperkirakan Udinese menang 2-1. Namun, ketatnya persaingan dan kebutuhan kedua tim untuk menghindari kekalahan membuat hasil seri juga layak dipertimbangkan.

Prediksi skor: Torino 1-1 Udinese.

Prediksi ini merupakan analisis sebelum pertandingan, bukan hasil akhir. Sepak bola tetap menyimpan kemungkinan kejutan, terutama jika salah satu tim mampu memaksimalkan peluang pada babak pertama.