Hasil Pilkada DKI Jakarta 2017, Ahok Djarot Unggul

Februari 16, 2017
Berita Utama Pemerintahan 0   342 views 0

PROGRES.ID, JAKARTA – Hasil Pilkada DKI Jakarta 2017, pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) mengungguli paslon lainnya. Hasil quick count lima lembaga survei dan real count sementara Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta (16/2/2017), sejauh ini tidak terlalu jauh berbeda.

Diketahui, lima lembaga survei berbeda yang melaksanakan quick count atau hitung cepat Pilkada DKI Jakarta 2017 telah menyelesaikan proses penghitungan pada Rabu  (15/2/2017) petang. Sementara itu, KPUD DKI Jakarta saat ini tengah melaksanakan Real Count atau hitung riil dari entry data model C1.

Kelima hasil hitung cepat yang dirangkum dari Kompas (16/2) berasal dari lima lembaga survei, Cyrus Network, PolMark Indonesia, Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan Litbang Kompas.

Metode dan sebaran sampel masing-masing lembaga survei berbeda. Begitu pula dengan teknik pengolahan data hingga memunculkan hasil akhir seperti yang dirilis.

Berikut hasil hitung cepat untuk ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta:

Cyrus Network
Agus-Sylvi: 17 persen
Ahok-Djarot: 43,9 persen
Anies-Sandiaga: 39,2 persen

PolMark Indonesia
Agus-Sylvi: 19,1 persen
Ahok-Djarot: 41,2 persen
Anies-Sandiaga: 39,7 persen

LSI
Agus-Sylvi: 16,9 persen
Ahok-Djarot: 43,2 persen
Anies-Sandiaga: 39,9 persen

SMRC
Agus-Sylvi: 16,7 persen
Ahok-Djarot: 43,1 persen
Anies-Sandiaga: 40,2 persen

Litbang Kompas
Agus-Sylvi: 17,37 persen
Ahok-Djarot: 42,87 persen
Anies-Sandiaga: 39,76 persen

Perbandingan hasil real count sementara KPU dengan hasil akhir quick count lima lembaga survei Pilkada DKI Jakarta 2017 | Foto : Progres.id

Real Count Baru 51.83%, Tapi Tidak Jauh Berbeda Dengan Quick Count

Proses rekapitulasi suara Pilkada DKI Jakarta oleh KPUD DKI Jakarta saat ini tengah berlangsung, dan akan final pada 27 Februari 2017, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan pihak KPUD, yakni 16-17 Februari 2017.

Dari data yang dikutip Progres.id, dari laman KPU (16/2) pukul 14.00 WIB, data yang telah masuk yakni 51.83 persen. Dari data sementara tersebut, pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat memperoleh suara terbanyak. Disusul Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Ahok-Djarot memperoleh 43.31 persen. Disusul oleh Anies-Sandiaga dengan 39.96 persen. Agus-Sylvi berada di posisi terakhir dengan 16.73 persen.

Ahok-Djarot sementara ini unggul di tiga wilayah, yakni Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Sedangkan, paslon nomor urut 3, Anies-Sandiaga unggul di tiga wilayah lain nya, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Sudah 6.750 TPS dari 13.023 TPS yang masuk ke KPU. Jumlah suara sah tercatat 2.838.772 suara dan tidak sah yakni 36.822 suara. Secara kesuluruhan, sudah ada 2.870.576 suara.

Penghitungan real count di laman KPU berdasarkan entry data model C1 dan merupakan hasil sementara. Jika terdapat kesalahan dalam model C1, KPU akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat atasnya. (dsy)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.