PROGRES.ID – Konflik antara Iran melawan koalisi Amerika Serikat dan Israel terus memanas. Hingga Jumat (6/3/2026), kedua pihak masih saling melancarkan serangan besar yang menargetkan sejumlah kota penting di kawasan Timur Tengah.
Gedung-Gedung di Sekitar Menara Azadi Digempur AS-Israel

Serangan terbaru dilaporkan terjadi di ibu kota Iran, Tehran, di mana pasukan AS dan Israel menggempur sejumlah bangunan di sekitar Azadi Tower, salah satu ikon paling terkenal di kota tersebut.
Laporan dari sejumlah sumber menyebutkan bahwa beberapa fasilitas sipil di sekitar lokasi juga terdampak serangan, termasuk gedung pelayanan publik. Serangan ini memicu kepanikan di beberapa wilayah kota yang menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas masyarakat.
Iran Balas Serangan dengan Rudal ke Tel Aviv dan Haifa
Tak lama setelah serangan tersebut, Iran langsung melancarkan serangan balasan dengan menghujani ibu kota Israel, Tel Aviv dan instalasi militer zionis di Haifa menggunakan sejumlah rudal jarak jauh.
Serangan itu dilaporkan menyebabkan kerusakan parah hingga kobaran api di beberapa titik kota, memperparah situasi keamanan di wilayah Israel yang sebelumnya juga telah menjadi sasaran serangan dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, kelompok sekutu Iran di Lebanon, Hezbollah, juga dilaporkan melancarkan serangan terhadap pasukan Israel di wilayah perbatasan dan menyebabkan korban luka di pihak militer Israel.
IRGC Peringatkan Senjata Baru Iran
Di tengah eskalasi konflik, juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Ali Mohammad Naeini, mengeluarkan peringatan keras kepada koalisi AS–Israel.
Ia menyatakan bahwa Iran masih menyimpan sejumlah sistem persenjataan baru yang belum digunakan dalam konflik ini.
“Senjata baru Iran sedang dalam perjalanan dan belum digunakan secara luas. Musuh harus menerima serangan yang lebih menyakitkan dalam setiap gelombang operasi,” ujar Naeini dalam pernyataan resmi.
Drone Israel Ditembak Jatuh di Isfahan
Selain itu, sistem pertahanan udara Iran juga mengklaim berhasil menembak jatuh drone pengintai Israel jenis IAI Heron di atas wilayah Provinsi Isfahan.
Drone tersebut bergabung dengan sejumlah pesawat tanpa awak lain yang sebelumnya dilaporkan telah dihancurkan oleh Iran, termasuk MQ-9 Reaper buatan Amerika Serikat dan Hermes 900 milik Israel.
Dengan serangan balasan yang terus berlangsung di berbagai wilayah, konflik antara Iran dan koalisi AS–Israel kini memasuki fase yang semakin intens dan berpotensi meluas ke kawasan lain di Timur Tengah.












