PROGRES.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan melunak dari ancaman sebelumnya terhadap Iran dan menyatakan kesediaannya menggunakan proposal 10 poin dari Teheran sebagai dasar perundingan lanjutan.
Melalui unggahan di media sosial, Trump menyebut proposal tersebut berpotensi menjadi landasan yang “dapat diandalkan” untuk membuka jalan menuju negosiasi.
Sementara itu, pihak Iran disebut akan mengumumkan rincian lebih lanjut terkait mekanisme gencatan senjata. Kedua pihak juga dilaporkan telah menyepakati gencatan senjata sementara selama dua pekan dengan sejumlah syarat tertentu, guna memberi ruang bagi finalisasi kesepakatan.
Berikut 10 poin utama proposal Iran yang menjadi dasar pembahasan:
- Amerika Serikat diminta berkomitmen untuk tidak melakukan agresi terhadap Iran.
- Iran menegaskan tetap mempertahankan kendali atas Selat Hormuz.
- Hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium harus diakui.
- Seluruh sanksi utama terhadap Iran diminta dicabut.
- Seluruh sanksi sekunder juga harus dihapus.
- Resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Iran diminta untuk dihentikan.
- Resolusi Dewan Gubernur IAEA juga diminta untuk diakhiri.
- Iran menuntut kompensasi atas kerugian akibat serangan yang terjadi.
- Pasukan tempur AS diminta mundur dari kawasan.
- Penghentian perang di semua front, termasuk terhadap kelompok perlawanan di Lebanon seperti Hizbullah.
Dengan menyetujui poin-poin tersebut sebagai dasar negosiasi, langkah Trump dinilai menandai perubahan sikap dari pendekatan sebelumnya yang cenderung konfrontatif menuju jalur diplomasi.












