Drone Serat Optik Hizbullah Bikin Banyak Tentara Israel Tewas dan Luka-luka, Jangkauan Ternyata Lebih Jauh dari Perkiraan

favicon progres.id
hizbullah drone
Pejuang Hizbullah bersiap meluncurkan serangan drone (Foto: PressTV)

PROGRES.ID – Media Israel mengungkap tantangan baru yang dihadapi militer negaranya dalam operasi darat di Lebanon selatan. Kelompok Hizbullah dilaporkan menggunakan ratusan drone bermuatan bahan peledak yang dikendalikan melalui kabel serat optik, bukan melalui sinyal radio atau satelit seperti umumnya.

Laporan harian Maariv menyebutkan teknologi tersebut membuat sistem pertahanan Israel kesulitan melakukan deteksi maupun intersepsi. Akibatnya, sejumlah korban jiwa dilaporkan jatuh di pihak militer Israel selama operasi berlangsung.

Pada tahap awal, militer Israel memperkirakan jangkauan drone jenis ini hanya sekitar dua kilometer. Namun, dalam perkembangan di lapangan, kemampuan sebenarnya jauh melampaui perkiraan tersebut, dengan jangkauan yang disebut melebihi 10 kilometer.

Perbedaan estimasi ini dinilai menjadi salah satu faktor yang memperumit respons militer Israel terhadap ancaman baru tersebut. Sistem pertahanan yang dirancang untuk menghadapi drone konvensional berbasis sinyal radio menjadi kurang efektif terhadap teknologi berbasis kabel serat optik.

Pihak Israel kini disebut menyadari bahwa kemunculan drone jenis ini merupakan tantangan serius yang membutuhkan solusi teknologi baru. Industri pertahanan Israel juga didorong untuk segera mengembangkan sistem yang mampu mendeteksi dan menetralisir ancaman tersebut.

Temuan ini menegaskan bahwa dinamika peperangan modern terus berkembang, dengan inovasi teknologi di lapangan yang mampu mengubah keseimbangan taktis dalam waktu singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *