PROGRES.ID – Seorang pejabat senior Iran melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. Mohsen Rezaei, mantan komandan Garda Revolusi Islam, menyatakan bahwa Teheran siap menghadapi segala bentuk ancaman militer.
Dalam pernyataannya melalui media sosial X pada Minggu, Rezaei menyebut Amerika sebagai kekuatan yang bertindak seperti “bajak laut” di laut internasional, tepatnya di kawasan Laut Oman. Ia menegaskan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk menghadapi bahkan menghancurkan kekuatan militer lawan jika diperlukan.
Rezaei juga menyinggung insiden sebelumnya dengan menyebut puing-puing pesawat yang disebut tertinggal di wilayah Isfahan sebagai contoh konsekuensi dari konflik. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari pesan peringatan kepada Washington agar mempertimbangkan risiko jika ketegangan meningkat.
Sebagai tokoh yang pernah memimpin Garda Revolusi Islam selama perang Iran-Irak pada 1980–1988, Rezaei dikenal memiliki pengaruh dalam lingkaran kebijakan strategis Iran. Saat ini ia juga menjabat sebagai anggota Dewan Penilaian Kebijakan Nasional.
Pernyataan ini muncul di tengah situasi geopolitik yang semakin memanas, khususnya terkait dinamika antara Iran, Amerika Serikat, dan sekutu mereka di kawasan Timur Tengah. Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Washington terkait pernyataan tersebut.
Sejumlah pengamat menilai retorika keras dari kedua belah pihak berpotensi meningkatkan eskalasi jika tidak diimbangi dengan upaya diplomasi.












