PROGRES.ID, CHICAGO — Pertemuan dua mesin gol dunia, Lionel Messi dan Robert Lewandowski, akhirnya tersaji di Major League Soccer (MLS). Duel Inter Miami kontra Chicago Fire di Soldier Field, Rabu malam waktu setempat, berlangsung di hadapan lebih dari 63.000 penonton yang memenuhi stadion.

Menukil MiamiHerald.com, laga tersebut menjadi pertemuan perdana Messi dan Lewandowski di kompetisi MLS. Messi yang kini berusia 39 tahun menjadi tumpuan Inter Miami, sementara Lewandowski, 38 tahun, baru bergabung dengan Chicago Fire pada musim panas ini setelah sebelumnya memperkuat Barcelona.

Pertarungan kedua pemain itu menjadi salah satu daya tarik utama pertandingan. Messi dan Lewandowski telah mengoleksi hampir 1.700 gol sepanjang karier mereka bersama klub dan tim nasional.

Tak hanya keduanya, pertandingan ini juga menghadirkan Luis Suarez. Penyerang Uruguay tersebut merupakan rekan setim Messi di Miami dan telah mencetak 612 gol sepanjang kariernya. Messi, Lewandowski, dan Suarez bahkan masuk dalam empat besar pencetak gol aktif terbanyak di dunia.

Ketiganya sempat menunjukkan keakraban sebelum pertandingan. Messi, Lewandowski, dan Suarez terlihat saling berpelukan di lorong stadion menjelang laga dimulai.

Namun, ketika pertandingan bergulir, persahabatan berubah menjadi persaingan.

Lewandowski Buka Keunggulan

Lewandowski menjadi pemain yang lebih dulu mencuri perhatian. Ia membawa Chicago Fire unggul 1-0 pada menit ke-10 melalui sepakan kaki kanan dari tengah kotak penalti yang mengarah ke pojok kiri atas gawang.

Gol tersebut lahir setelah Andrew Gutman mengirimkan umpan silang akurat. Lewandowski yang berada di posisi tepat langsung menyambutnya dan menaklukkan pertahanan Inter Miami.

Miami sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola. Pada babak pertama, Inter Miami mencatat penguasaan bola hingga 62 persen berbanding 38 persen milik Chicago.

Messi dan kawan-kawan juga lebih banyak menciptakan peluang. Miami melepaskan sembilan tembakan, sedangkan Chicago hanya tiga. Messi sendiri tercatat lima kali melakukan percobaan, dengan dua di antaranya mengarah ke gawang.

Namun, performa apik kiper Chicago Fire, Chris Brady, membuat keunggulan tuan rumah tetap bertahan. Brady melakukan tiga penyelamatan penting sepanjang babak pertama.

Miami Turunkan Skuad yang Sama

Inter Miami untuk sementara ditangani pelatih interim Guillermo Hoyos. Ia dipercaya memimpin tim hingga pelatih baru Kily Gonzalez memperoleh izin kerja.

Hoyos memilih mempertahankan susunan pemain yang digunakan saat Inter Miami bermain imbang 2-2 melawan Atlanta United pada akhir pekan sebelumnya.

Pemain Ekuador berusia 18 tahun, Fricio Caicedo, kembali dipercaya mengisi posisi bek kiri. Ia menggantikan Sergio Reguilon yang harus absen akibat cedera hamstring.

Sementara itu, Noah Allen menghadapi situasi unik. Pemain kelahiran Pembroke Pines tersebut baru saja meninggalkan Inter Miami dengan status pinjaman ke Chicago Fire. Kesepakatan itu juga mencakup kepindahan permanen senilai US$3 juta yang akan berlaku pada Januari 2027.

Allen langsung dimainkan sebagai bek tengah oleh Chicago dalam pertandingan melawan mantan klubnya tersebut.

Selain itu, Inter Miami menurunkan Dayne St. Clair sebagai penjaga gawang, Ian Fray di bek kanan, serta Casemiro, Maxi Falcon, Rodrigo De Paul, Yannick Bright, dan Telasco Segovia. Lini depan diisi Luis Suarez, Messi, dan German Berterame.

Perebutan Posisi di Wilayah Timur

Pertandingan ini juga memiliki arti penting dalam persaingan papan atas Wilayah Timur MLS.

Chicago Fire datang dengan modal enam pertandingan tanpa kekalahan di kompetisi liga. Namun, mereka sebelumnya hanya mampu meraih tiga hasil imbang secara beruntun, termasuk saat bermain 4-4 melawan Toronto FC.

Di sisi lain, Inter Miami berada di posisi kedua klasemen Wilayah Timur, tetapi performanya sedang menurun. Miami hanya sekali menang dalam enam pertandingan terakhir.

Kemenangan menjadi target penting bagi Messi dan kolega untuk memangkas jarak dengan Nashville yang berada di puncak klasemen dengan keunggulan 10 poin.

Miami juga harus mewaspadai Chicago. Fire berada di posisi ketiga, hanya tertinggal lima poin dari Inter Miami dan masih memiliki satu pertandingan lebih banyak.

Kembali Bertemu Setelah Debut Lewandowski

Pertandingan di Soldier Field menjadi pertemuan kedua Inter Miami dan Chicago Fire pada musim ini.

Kedua tim sebelumnya bertemu pada 22 Juli di Nu Stadium. Saat itu, Inter Miami menang tipis 3-2 berkat dua gol Luis Suarez dan satu gol Preston Plambeck.

Laga tersebut sekaligus menjadi debut Lewandowski di MLS bersama Chicago Fire. Namun, Messi dan Rodrigo De Paul tidak tampil karena masih menjalani masa istirahat setelah Piala Dunia.

Kini, pertemuan kedua berlangsung dengan kondisi berbeda. Messi dan Lewandowski sama-sama berada di lapangan, membuat duel Inter Miami kontra Chicago Fire menjadi salah satu pertandingan paling dinanti di MLS musim ini.