PROGRES.ID – Di tengah musim Serie A 2026/27 yang semakin memanas, laga Torino vs Como pada Selasa, 27 Oktober 2026, di Stadio Olimpico Grande Torino menjadi salah satu duel paling menarik pekan kesembilan. Kick-off dijadwalkan sekitar pukul 19.45 atau 20.45 waktu setempat.

Ini bukan sekadar pertemuan dua tim yang sedang naik daun—ini adalah benturan antara kebangkitan Granata di bawah Ignazio Abate dan ambisi tinggi Lariani Cesc Fàbregas yang sudah mengincar zona Liga Champions.⁠

Konteks dan Bentuk Tim

Torino datang dengan momentum mengesankan. Setelah awal musim yang goyah, mereka meraih tiga kemenangan beruntun di Serie A (termasuk hasil bagus melawan Monza dan Parma), streak terbaik mereka dalam tujuh tahun. Abate berhasil membuat timnya lebih efisien di sepertiga akhir lapangan. Mereka kini berada di posisi tujuh atau delapan dengan 13 poin dari delapan pertandingan, mencetak 13 gol dan kebobolan 11.⁠

Como bahkan lebih mengesankan. Dengan 17 poin dari delapan laga (biasanya posisi empat atau lima), mereka mencatatkan start terbaik dalam sejarah modern mereka di Serie A. Kemenangan 2-0 atas Sassuolo (brace Anastasios Douvikas) menyusul kemenangan dramatis atas Manchester United di Liga Champions menunjukkan kualitas mereka. Pertahanan solid (hanya tujuh gol kebobolan) dan kemampuan menciptakan peluang menjadikan mereka salah satu tim paling menghibur di Eropa saat ini.⁠

Keduanya sedang on fire dengan tiga kemenangan beruntun. Sesuatu harus “berkorban” malam ini.

Head-to-Head: Dominasi Como yang Menakutkan

Sejarah keseluruhan masih menguntungkan Torino di kandang sendiri, tapi memori terkini adalah mimpi buruk bagi Granata. Como memenangkan tiga pertemuan terakhir di Serie A dengan skor agregat 12-1: 1-0 (April 2025), 5-1 di Turin (November 2025), dan 6-0 di Como (Januari 2026). Dominasi total itu memberi keunggulan psikologis besar bagi pengunjung.⁠

Berita Skuad dan Kunci Pertandingan

Torino harus tanpa Ricardo Rodriguez (cedera paha) dan Rolando Mandragora. Emirhan Ilkhan serta Niccolo Fortini bisa kembali. Formasi yang diprediksi banyak sumber adalah 3-4-1-2 atau serupa dengan Perri di bawah mistar, lini belakang Coco-Ismajli-Comuzzo/Comert, dan duo depan Adams-Simeone dilengkapi Nikola Vlasic.⁠

Como tanpa Trevoh Chalobah, Jesus Rodriguez, Assane Diao, dan kemungkinan Moise Kean. Anastasios Douvikas yang sedang panas (gol di empat laga terakhir, termasuk brace vs Sassuolo) dipastikan jadi ujung tombak. Nico Paz, Martin Baturina, dan Lucas Da Cunha akan menjadi ancaman kreatif. Prediksi lineup: Butez; Smolcic, Ramon, Kempf, Valle; Perrone, Milla; Da Cunha, Paz, Baturina; Douvikas.⁠

Kunci pertandingan terletak pada apakah Torino bisa menahan intensitas pressing dan kualitas individu Como di fase transisi, serta apakah Adams atau Simeone mampu memanfaatkan ruang yang mungkin terbuka di belakang.

Prediksi dan Analisis

Mayoritas sumber (Sports Mole, Football Whispers, MathOdds, WhoScored, dan lainnya) cenderung mendukung kemenangan tandang Como. Bookmaker pun menjadikan Lariani favorit dengan odd sekitar 1.70–1.80, sementara Torino di kisaran 4.00–4.50 dan seri 3.50–3.60.⁠

Torino di kandang memang lebih berbahaya belakangan ini, dan mereka punya satu hari istirahat ekstra dibanding Como yang baru main Sabtu. Namun, kualitas keseluruhan, rekor head-to-head terkini, serta kemampuan Como mencetak gol dari berbagai posisi membuat mereka tetap unggul tipis.

Prediksi skor paling populer adalah Torino 1-2 Como. Both teams to score juga terlihat solid mengingat Torino sering kebobolan di kandang dan Como jarang main 0-0. Over 2.5 goals masuk akal jika tempo tinggi terjaga. Douvikas anytime goalscorer menjadi pilihan menarik bagi penggemar taruhan.⁠Sportsmole

Kesimpulan

Ini bukan sekadar duel “tim sedang bagus vs tim sedang bagus”. Ini ujian karakter bagi Torino—apakah kebangkitan mereka cukup kuat untuk menghentikan mesin Lariani yang sedang dalam mode “tak terkalahkan hampir”? Bagi Como, ini peluang menegaskan diri sebagai kekuatan baru Serie A, bukan sekadar kejutan musim.

Jika Fàbregas berhasil mengelola rotasi dan fokus pemainnya (seperti yang ia tekankan sendiri), Lariani berpeluang besar membawa tiga poin dari Piedmont. Tapi jangan remehkan semangat Abate dan dukungan tuan rumah. Malam di Olimpico Grande Torino ini bisa menjadi salah satu pertandingan paling seru di pekan ini.

Siapa yang akan menang? Prediksi kami: Como menang tipis 2-1. Siapkan popcorn—sepak bola Italia modern sedang menyajikan hidangan lezat.