Perang dengan Iran, AS Kehilangan Radar Supercanggih Berharga Ratusan Triliun Rupiah

favicon progres.id
radar amerika serikat di qatar

PROGRES.ID – Rekaman terbaru yang dirilis media internasional Al Jazeera mengungkap kerusakan serius pada salah satu aset paling vital dalam sistem pertahanan Amerika Serikat di Timur Tengah. Fasilitas radar peringatan dini AN/FPS-132 Blok 5 yang berada di dekat wilayah Umdahal Khatar, Qatar, dilaporkan mengalami kerusakan internal signifikan akibat serangan Iran pada 28 Februari lalu.

Secara kasatmata, struktur utama radar tersebut masih berdiri. Namun, analisis lebih mendalam menunjukkan kerusakan berat pada sistem internalnya yang berpotensi melumpuhkan fungsi utama radar sebagai pendeteksi dini ancaman rudal balistik jarak jauh.

Radar AN/FPS-132 dikenal sebagai salah satu sistem paling canggih di dunia. Perangkat ini mampu mendeteksi peluncuran rudal dari jarak lebih dari 5.000 kilometer hanya dalam hitungan menit, memberikan waktu krusial bagi sistem pertahanan untuk merespons ancaman. Penempatannya di Qatar juga dinilai sangat strategis, karena menjadi satu-satunya radar jenis ini yang berada di luar daratan Amerika Serikat dan mencakup pengawasan luas di kawasan Timur Tengah.

Kerusakan yang terjadi disebut tidak sederhana. Sistem radar ini terdiri dari ribuan modul pemancar dan penerima yang bekerja secara simultan untuk pemantauan berkelanjutan. Jika sebagian besar modul mengalami gangguan, maka kemampuan deteksi radar dapat menurun drastis, bahkan tidak berfungsi sama sekali.

Dengan nilai sekitar 1,1 miliar dolar AS per unit, radar ini termasuk yang termahal di dunia. Kompleksitas tinggi membuat proses penggantian atau perbaikan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Sumber dari pemerintahan Amerika menyebutkan bahwa pemulihan sistem ini dapat memakan waktu antara lima dan delapan tahun.

Kondisi tersebut berpotensi menciptakan celah besar dalam sistem peringatan dini rudal di kawasan, yang tidak hanya berdampak teknis, tetapi juga memiliki implikasi strategis yang luas.

Serangan terhadap radar ini juga dilaporkan terjadi bersamaan dengan penghancuran beberapa sistem radar lain milik AS dan sekutunya, termasuk AN/TPY-2 yang merupakan bagian dari sistem pertahanan rudal. Sejumlah unit radar tersebut dilaporkan rusak di beberapa negara seperti Yordania, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Nilai tiap unit radar AN/TPY-2 diperkirakan mencapai 700 juta hingga 1,1 miliar dolar AS atau sekira Rp 19 triliun. Kehilangan beberapa unit sekaligus dalam waktu singkat disebut sebagai pukulan besar bagi jaringan pertahanan rudal di kawasan tersebut.

Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah operasi militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Hal ini memunculkan dugaan bahwa langkah Iran merupakan bagian dari strategi terencana, dengan menargetkan sistem deteksi lawan lebih dulu sebelum melancarkan serangan lanjutan.

Dampaknya mulai terlihat dari meningkatnya tingkat keberhasilan rudal Iran dalam menembus sistem pertahanan. Laporan menyebutkan sekitar 80 persen rudal yang diluncurkan ke wilayah Israel pada akhir Maret berhasil mencapai target, angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan standar sebelumnya.

Perkembangan ini menegaskan peran krusial radar dalam sistem pertahanan modern. Tanpa dukungan data deteksi yang akurat, sistem pencegat seperti rudal antibalistik tidak dapat berfungsi secara optimal.

Radar AN/FPS-132 sendiri mulai beroperasi di Qatar sejak 2013 sebagai bagian dari strategi Amerika Serikat untuk memantau potensi ancaman dari kawasan, termasuk dari Iran. Namun, insiden terbaru ini menunjukkan bahwa bahkan sistem pertahanan paling canggih sekalipun tetap memiliki kerentanan.

Pengamat menilai, keberhasilan serangan terhadap fasilitas bernilai tinggi ini dapat menjadi pelajaran penting dalam dinamika perang modern, di mana teknologi dan informasi menjadi faktor penentu utama. Kerusakan satu sistem saja dinilai mampu mengubah keseimbangan kekuatan di suatu kawasan dalam waktu singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *