Es Krim Rp20 Ribuan Serbu Hollywood! Mixue Resmi Buka Gerai Perdana di AS

favicon progres.id
gerai mixue as
Gerai Mixue pertama di Amerika Serikat (Foto: Fast Casual)

PROGRES.ID – Jaringan minuman teh dan es krim asal China, Mixue Group, resmi menjejakkan kaki di Amerika Serikat. Untuk pertama kalinya, Mixue membuka gerai di Negeri Paman Sam, menandai dimulainya ekspansi mereka ke pasar Amerika Utara.

Gerai perdana tersebut dibuka pada akhir pekan lalu dan berlokasi di Hollywood, Los Angeles, California. Lokasinya terbilang strategis karena berada tepat di seberang TCL Chinese Theatre, kawasan ikonik di jalur Hollywood Walk of Fame yang setiap hari dipadati wisatawan mancanegara dan warga lokal.

Pemilihan Hollywood dinilai bukan tanpa alasan. Kawasan yang identik dengan industri hiburan global itu dianggap mampu memperkenalkan merek Mixue ke pasar internasional dengan cepat, sekaligus memperkuat citra mereka di tengah persaingan ketat industri minuman di Amerika Serikat.

Dalam pernyataan resminya, pihak Mixue menyebut ekspansi ini sebagai bagian dari misi membawa produk dengan harga terjangkau ke lebih banyak negara. “Dari Zhengzhou di China hingga Los Angeles di Amerika Serikat, kami ingin menghadirkan produk berkualitas dengan harga yang masuk akal untuk konsumen global,” tulis manajemen Mixue.

Di gerai Hollywood, Mixue tetap mengusung menu andalan yang selama ini dikenal luas, mulai dari es krim khas, teh murni, teh buah, teh susu, hingga kopi bubuk segar. Namun, untuk menyesuaikan selera pasar lokal, Mixue juga memberikan fleksibilitas pada pilihan bahan dan tingkat kemanisan minuman.

Penyesuaian ini ditujukan untuk menjangkau konsumen Amerika yang semakin peduli terhadap pola konsumsi, diet, dan gaya hidup sehat.

Dari sisi harga, Mixue tampil agresif. Es krim dijual mulai 1,19 dolar AS, limun sekitar 1,99 dolar AS, sementara minuman kopi seperti latte dibanderol 2,99 dolar AS. Secara keseluruhan, harga menu berada di rentang 1,19 hingga 4,99 dolar AS, jauh di bawah rata-rata harga merek minuman sejenis di kawasan tersebut.

Strategi harga ini diyakini menjadi senjata utama Mixue untuk menarik perhatian konsumen di pasar yang terkenal kompetitif.

Kehadiran Mixue di Hollywood sekaligus menandai babak baru ekspansi merek minuman asal China ke Amerika Utara, dengan mengandalkan kombinasi harga ramah kantong dan variasi produk yang luas.

Perjalanan Panjang Mixue

Mixue berawal dari usaha minuman dan es sederhana yang didirikan Zhang Hongchao di Zhengzhou, Provinsi Henan, pada 1997. Awalnya, bisnis ini menyasar kalangan mahasiswa dan konsumen massal melalui strategi harga murah.

Seiring waktu, Mixue berkembang menjadi jaringan waralaba besar. Berdasarkan dokumen kinerja perusahaan per 30 Juni 2025, Mixue Group mengoperasikan sekitar 53.000 gerai di China dan 12 negara lain. Dari jumlah tersebut, lebih dari 4.700 gerai berada di luar China daratan.

Model bisnis Mixue mengandalkan sistem waralaba, di mana mitra menjalankan gerai dan membeli bahan baku serta peralatan langsung dari perusahaan. Ekspansi internasional mereka mulai menguat sejak akhir 2010-an, dengan Asia Tenggara menjadi pasar utama sebelum merambah Amerika.

Selain minuman teh dan es krim, Mixue juga memperluas portofolio bisnisnya dengan meluncurkan merek kopi Lucky Cup pada 2017. Dalam laporan keuangan terbaru, perusahaan menekankan bahwa kekuatan rantai pasok menjadi salah satu sumber pendapatan utama, sementara kontribusi langsung dari biaya waralaba dan jasa terkait tercatat relatif kecil dibandingkan total pendapatan.

Langkah masuk ke Amerika Serikat kini menjadi ujian penting bagi Mixue, sekaligus peluang besar untuk membuktikan bahwa konsep minuman murah asal China mampu bersaing di panggung global. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *