PROGRES.ID – Bukan hanya emas yang sedang bersinar, kini giliran perak yang mencuri perhatian pasar. Harga perak terus menanjak tajam dan mencetak rekor demi rekor baru, membuat saham-saham yang bergerak di sektor komoditas perak ikut melonjak.
Pada perdagangan Rabu (15 Oktober 2025) pukul 12.20 WIB, harga perak di pasar spot (XAG) tercatat naik 1,76% ke posisi US$52,33 per troy ons. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya harga sempat terkoreksi tajam usai menembus rekor tertinggi di level US$53,6 per troy ons.
Jika melihat performa sepanjang tahun berjalan, harga perak telah melesat 81,63%, jauh melampaui emas yang tumbuh sekitar 60%. Lonjakan signifikan ini membuat saham-saham emiten yang memiliki bisnis terkait perak di Indonesia ikut terdorong naik.
Meski jumlah perusahaan tambang perak di Tanah Air tergolong sedikit, CNBC Indonesia Research mencatat setidaknya ada empat emiten yang terlibat langsung dalam bisnis komoditas tersebut. Tiga di antaranya berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih, sementara satu lainnya masih mengalami penurunan kinerja.
Berikut daftar performa saham-saham emiten perak di Indonesia:
| Emiten | Kode Saham | Kenaikan YTD |
|---|---|---|
| PT Aneka Tambang Tbk | ANTM | 119,02% |
| PT Merdeka Copper Gold Tbk | MDKA | 45,51% |
| PT Archi Indonesia Tbk | ARCI | 444,35% |
| PT Bumi Resources Minerals Tbk | BRMS | 200,58% |
Lonjakan harga perak global menjadi katalis positif bagi saham-saham tersebut, sekaligus menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap logam mulia selain emas.
Catatan: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu.












