PROGRES.ID- Mesin cuci memang menjadi penyelamat di tengah aktivitas harian yang padat. Dengan alat ini, proses mencuci menjadi lebih cepat, praktis, dan tidak menguras tenaga. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua benda aman dimasukkan ke dalam mesin cuci. Beberapa barang justru bisa merusak mesin atau membuat barang tersebut cepat rusak.
Agar pakaian dan peralatan rumah tangga tetap awet, simak enam jenis benda yang sebaiknya dihindari dari mesin cuci berikut ini.
1. Barang Berukuran Besar dan Berat (Karpet, Selimut Tebal)
Karpet, bed cover tebal, atau selimut berbahan berat akan menyerap air dalam jumlah besar sehingga bobotnya meningkat drastis. Kondisi ini dapat membuat mesin cuci bekerja terlalu keras dan kehilangan keseimbangan saat berputar.
Risiko yang mungkin terjadi:
- Tabung bergetar berlebihan
- Kerusakan pada motor mesin
- Program pencucian berhenti mendadak
Solusi: Gunakan jasa laundry profesional atau mesin cuci komersial yang memang dirancang untuk beban berat.
2. Pakaian dengan Label “Dry Clean Only”
Sebelum mencuci pakaian apa pun, biasakan untuk membaca label perawatannya. Jika tertulis “Dry Clean Only”, artinya pakaian harus dibersihkan dengan metode dry clean.
Bahan seperti:
- sutra
- kasmir
- kulit atau suede
rentan rusak, menyusut, atau warnanya memudar jika dipaksa dicuci dengan mesin cuci.
Tips: Serahkan ke laundry dry clean agar bentuk dan kualitasnya tetap terjaga.
3. Koin dan Benda Logam Kecil
Koin, peniti, atau aksesori logam kecil sering kali tertinggal di dalam saku pakaian. Bila masuk ke dalam mesin cuci, benda-benda tersebut bisa merusak tabung, menggores permukaan bagian dalam, atau bahkan menyumbat saluran pembuangan.
Tips: Selalu periksa seluruh saku sebelum mencuci dan kosongkan barang-barang kecil.
4. Sepatu Lari dengan Sol Gel
Meski sepatu olahraga perlu dibersihkan secara berkala, mencucinya di mesin cuci bukanlah pilihan terbaik—terutama untuk sepatu dengan sol berbahan gel. Putaran mesin dapat merusak struktur gel, membuat sepatu kehilangan bentuk, dan memperpendek usia pemakaian.
Cara aman: Cuci manual dengan sikat lembut dan sabun khusus sepatu, atau kirim ke jasa perawatan sepatu profesional.
5. Bantal Berbahan Busa Padat
Bantal yang berisi busa padat (memory foam atau foam block) tidak boleh diputar dalam mesin cuci. Gerakan putaran yang kencang dapat membuat busa retak atau hancur.
Alternatif pembersihan:
- Gunakan vacuum cleaner untuk mengangkat debu
- Bersihkan noda dengan lap basah dan deterjen lembut
- Jemur di bawah sinar matahari untuk menghilangkan bau
6. Resleting yang Terbuka
Sebelum memasukkan celana denim atau jaket ke mesin cuci, pastikan resletingnya tertutup rapat. Gigi resleting yang terbuka bisa menyangkut kain lain dan menyebabkan robek.
Jika menggunakan laundry bag, pastikan juga resleting tas jaring tertutup agar tidak tersangkut selama pencucian.
Mesin cuci memang dapat menghemat banyak waktu, tetapi penggunaannya tetap perlu diperhatikan. Dengan mengenali benda-benda yang tidak boleh dicuci di mesin cuci, kamu dapat menjaga barang tetap awet sekaligus mengurangi risiko kerusakan pada mesin.
Selalu cek label perawatan dan lakukan pembersihan manual atau profesional jika diperlukan. Dengan perawatan yang tepat, rutinitas mencuci pun akan tetap aman dan efisien.












