Home / Ekonomi

Minggu, 11 Oktober 2020 - 21:26 WIB

Ini Daftar Kekayaan Ketua DPRD Se-Provinsi Bengkulu, Ada yang Minus & Belum Pernah Lapor LHKPN

BENGKULU, PROGRES.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi telah merilis Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) hingga tahun 2019. Di Provinsi Bengkulu, KPK merilis tingkat kepatuhan pejabat melaporkan harta kekayaannya mencapai 94,92 Persen.

Kewajiban melaporkan harta kekayaan ini, tidak hanya bagi bupati dan wakil bupati atau walikota dan wakil walikota saja, melainkan juga pejabat di DPRD atau lembaga legislatif, terutama bagi pimpinan DPRD.

Menariknya, dari publikasi LHKPN oleh KPK ini, ada harta kekayaan Ketua DPRD yang minus dan ada pula yang belum pernah melaporkan harta kekayaannya. LHKPN ini terakhir dilaporkan wajib lapor pada Desember 2019 dan telah diverifikasi secara lengkap oleh KPK pada 13 April 2020.

Mau tahu siapa Ketua DPRD terkaya di Provinsi Bengkulu?

  1. Ihsan Fajri  

Ihsan Fajri adalah Ketua DPRD Provinsi Bengkulu. Kekayaannya yang tercatat di KPK senilai Rp 5.247.079.250. Politisi PDI Perjuangan ini merupakan ketua lembaga legislatif terkaya di Provinsi Bengkulu.

2. Nofi Eriyan Andesca

Di urutan kedua, masih politisi PDI Perjuangan. Ia adalah Nofi Eriyan Andesca. Ketua DPRD Seluma ini memiliki kekayaan senilai Rp 2.530.120.420.

Baca Juga |  IMF: Covid-19 Picu Resesi Global Tahun Ini

3. Diana Tulaini

Di posisi ketiga ada Diana Tulaini. Ia merupakan Ketua DPRD Kaur dari Partai Golkar. Ia memiliki harta kekayaan senilai Rp 1.623.000.000.

4. Windra Purnawan

Di posisi keempat ada Windra Purnawan. Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini merupakan Ketua DPRD Kepahiang yang dalam LHKPN memiliki harta kekayaan senilai Rp 1.609.000.000.

5. Suprianto

Ketua DPRD Kota Bengkulu Suprianto tercatat sebagai Ketua DPRD terkaya kelima di Provinsi Bengkulu. Kekayaan politisi PAN ini setara Rp 1.513.285.000.

6. M Ali Saftaini

Selanjutnya ada Ketua DPRD Mukomuko M Ali Saftaini. Politisi Partai Golkar ini memiliki kekayaan senilai Rp  1.067.507.266.

7. Budi Suryantono

Selanjutnya ada Ketua DPRD Bengkulu Tengah Budi Suryantono. Kekayaan politisi NasDem ini sebesar Rp 594.000.000.

8. Mahdi Husen

Mahdi Husen adalah Ketua DPRD Rejang Lebong periode 2019-2024. Politisi Partai Golkar ini memiliki kekayaan senilai Rp 187.454.089.

9. Sonti Bakara

Baca Juga |  BKN Sebut 57.724 ASN di Indonesia Fiktif, Sejumlah Pemda Bantah

Sonti Bakara merupakan Ketua DPRD Bengkulu Utara perempuan pertama di Kabupaten Bengkulu Utara.  Politisi PDI Perjuangan ini sebenarnya memiliki 15 tanah dan bangunan di Bengkulu Utara. Ia juga punya kendaraan dan harta setara kas yang ditaksir KPK Rp 968.002.210. Namun, setelah dikurangi hutang yang mencapai Rp 1.144.938.000, maka harta Sonti (minus) -176.935.790. Ini berdasarkan publikasi di laman elhkpn.kpk.go.id.

10.  Carles Ronsen

Berdasarkan monitoring kepatuhan yang dipublikasikan KPK melalui laman elhkpn.kpk.go.id, Carles Ronsen yang menjabat Ketua DPRD Lebong ini disebut belum sekalipun melaporkan LHKPN selama menjabat sebagai Ketua DPRD Lebong.

 

 

 

 

 


Ralat:

Sebelumnya, sempat terpublikasi kekayaan Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan Rp Rp 609.000.000. Yang benar adalah Rp 1.609.000.000. Ini akibat kesalahan pengutipan dari laman Monitoring Kepatuhan elhkpn.kpk.go.id.

Tampilan di halaman Monitoring Kepatuhan yang menampilkan data tidak tepat, karena menghilangkan angka Rp 1 Miliar pada kekayaan Ketua DPRD Kepahiang.

Ternyata setalah dicek di halaman e-announcement elhkpn.kpk.go.id, kekayaan Windra yang dilaporkan pada 31 Desember 2019 dan telah diverifikasi KPK pada 13 April 2020 adalah Rp 1.609.000.000.

Data LHKPN Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan yang benar ada di halaman e-announcement (Tangkapan layar)

Redaksi meminta maaf atas ketidaknyamanan ini.

Share :

Baca Juga

Badan Energi Dunia

Ekonomi

IEA Sebut Pemulihan Permintaan Energi Dapat Tertunda Hingga 2025
Agusrin Imron Rosyadi

Berita Utama

Gugatannya Dikabulkan Bawaslu, Segini Kekayaan Agusrin-Imron
International Coffee Day

Berita Utama

Peserta Virtual International Coffee Day 2020 Diajak Jelajahi Ekosistem Kopi
International Coffee Day

Bisnis

Didukung Kemenlu & Kemendag, ICD 2020 Hadirkan KBRI & ITPC
Gita Gopinath

Ekonomi

IMF: Covid-19 Picu Resesi Global Tahun Ini
error: Konten ini dirpoteksi !!