PROGRES.ID – Raksasa game PC, Valve, yang dikenal lewat platform Steam, resmi memperkenalkan konsol game terbarunya yang digadang-gadang akan menjadi pesaing serius bagi Nintendo, Xbox, dan PlayStation.
Perangkat baru ini diberi nama Steam Machine, sebuah konsol rumahan yang memungkinkan gamer memainkan game PC langsung di televisi mereka — namun tetap dapat difungsikan sebagai komputer pribadi.
Konsol ini merupakan penerus spiritual dari Steam Machine versi 2014, yang saat itu gagal bersaing di pasar yang sudah dikuasai oleh tiga merek besar konsol dunia.
Jika pada 2014 harga perangkat dimulai dari USD 499 (sekitar Rp7,9 juta), versi terbaru yang akan meluncur awal tahun 2026 ini diprediksi akan dibanderol lebih tinggi, sebanding dengan peningkatan besar pada performanya.
Valve menyebut akan mengumumkan harga dan tanggal rilis resmi dalam waktu dekat. Dalam pengumuman videonya, perusahaan menggambarkan perangkat ini sebagai “PC gaming superpower dalam kemasan mungil 6 inci” yang tetap memiliki performa luar biasa.
Konsol ini diklaim lebih optimal untuk bermain game dibanding PC biasa karena Valve dapat memastikan secara langsung game mana saja di toko digital Steam yang kompatibel dengan perangkat ini sebelum pengguna melakukan pembelian.
Steam Machine ditenagai oleh sistem operasi SteamOS berbasis Linux dan GPU AMD, serta mampu mendukung resolusi 4K dengan 60 frame per detik.
Tak hanya itu, Valve juga memperkenalkan perangkat baru lainnya: Steam Frame, sebuah headset virtual reality (VR) terbaru yang sepenuhnya tanpa kabel. Uniknya, headset ini juga berfungsi sebagai komputer mandiri yang menjalankan SteamOS dan dirancang dengan teknologi “foveated rendering”, di mana tampilan grafis terbaik hanya ditampilkan pada area yang sedang dilihat pengguna — menjadikannya lebih efisien dan realistis.
Dengan dua inovasi ini, Valve tampak serius menantang dominasi Xbox dan PlayStation di pasar konsol global.
Selama beberapa tahun terakhir, Xbox milik Microsoft memang fokus mengembangkan layanan langganan Game Pass, sementara Sony masih menikmati kejayaan PlayStation 5 (PS5) yang menjadi konsol terlaris hingga kini. Namun, banyak penggemar kini mulai menantikan penerusnya.
Sejak diluncurkan pada 2003, Steam telah berkembang menjadi platform distribusi game PC terbesar di dunia, dengan lebih dari 25 juta pengguna aktif dan sekitar 6 juta pemain online secara bersamaan setiap harinya.
Dengan hadirnya Steam Machine dan Steam Frame, Valve tampaknya siap mengubah peta industri gaming dunia — menghadirkan pengalaman baru bagi gamer yang menginginkan kekuatan PC dalam kenyamanan konsol. ***












