Api “Sandy Fire” Mengamuk di Los Angeles, Ribuan Warga Dievakuasi

favicon progres.id
kebakaran hutan los angeles
Asap pekat tampak membumbung di bekalang pemukiman penduduk di Los Angeles, California, AS (Foto: AP via Telegram)

PROGRES.ID – Kebakaran hutan dan lahan besar melanda wilayah pinggiran Los Angeles pada Senin (18/5/2026) waktu setempat. Kobaran api yang bergerak cepat memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka demi menghindari ancaman kebakaran.

Kebakaran yang diberi nama “Sandy Fire” itu mulai muncul menjelang siang hari di kawasan Simi Valley, sekitar 60 kilometer di barat laut pusat Los Angeles.

Menurut laporan AFP, titik api dengan cepat meluas akibat hembusan angin kencang yang mencapai sekitar 56 kilometer per jam. Kondisi tersebut membuat proses pengendalian api menjadi lebih sulit.

Data dari CalFire menunjukkan hingga Senin malam, kebakaran telah membakar area seluas sekitar 552 hektar.

Sedikitnya satu rumah dilaporkan hancur akibat amukan api. Namun hingga kini belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Otoritas setempat segera mengeluarkan perintah evakuasi untuk sejumlah wilayah di Simi Valley serta kota tetangga, Thousand Oaks. Beberapa kawasan di bagian utara Los Angeles juga berada dalam status peringatan evakuasi.

Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, mengatakan warga yang berada dalam area peringatan evakuasi diminta tetap siaga dan bersiap meninggalkan lokasi jika situasi memburuk.

“Warga belum diwajibkan untuk pergi, tetapi diminta meningkatkan kewaspadaan dan siap melakukan evakuasi apabila perintah resmi dikeluarkan,” ujar Bass dalam konferensi pers.

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini pusat kota Los Angeles belum berada dalam ancaman langsung dari kebakaran tersebut.

Meski kecepatan angin mulai menurun pada malam hari, petugas pemadam kebakaran masih menghadapi tantangan besar dalam upaya penanganan api.

CalFire memperingatkan kondisi cuaca masih berpotensi memperburuk situasi. Suhu panas, kelembapan rendah pada sore hari, dan angin yang dipengaruhi kondisi medan disebut dapat mempercepat penyebaran api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *