PROGRES.ID – Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di kawasan Misgav Am, wilayah Galilea Panhandle, Israel utara, Selasa (19/5/2026). Media Israel menyebut insiden itu diduga berasal dari bom mobil yang menargetkan sebuah kendaraan di lokasi tersebut.
Laporan awal dari media Israel menyebut terdapat korban luka akibat ledakan tersebut. Surat kabar berbahasa Ibrani Israel Today melaporkan salah satu korban berada dalam kondisi kritis.
Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon.
Tak lama setelah ledakan, juru bicara militer Israel mengumumkan bahwa sebuah drone bermuatan bahan peledak yang diluncurkan Hizbullah meledak di dekat pasukan Israel di wilayah utara dekat perbatasan Lebanon.

Menurut pernyataan tersebut, drone itu menargetkan pasukan Israel yang berada di dalam wilayah Israel sebelum memasuki Lebanon.
Sumber-sumber yang berafiliasi dengan Hizbullah menyebut kelompok itu berhasil menyerang kumpulan tentara Israel yang sedang bergerak menuju wilayah Lebanon dan menghantam mereka sebelum melintasi perbatasan.
Hingga kini belum ada rincian resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat kerusakan akibat serangan tersebut. Situasi di wilayah perbatasan utara Israel dilaporkan tetap tegang menyusul meningkatnya intensitas serangan lintas batas dalam beberapa waktu terakhir.












