Lagi, Jet Tempur F-15 Ditarget Rudal Iran di Dekat Selat Hormuz, Nasib Pesawat Masih Diselidiki

favicon progres.id
pesawat yang ditarget iran
Iran berhasil mengunci dan menargetkan jet tempur musuh (Foto: IRGC)

PROGRES.ID – Sebuah jet tempur F-15 Eagle milik musuh yang diduga milik Israel atau Amerika Serikat dilaporkan berhasil ditargetkan oleh sistem pertahanan udara Iran di wilayah selatan negara itu, dekat Pulau Hormuz, pada Ahad (22/03/2026). Informasi ini disampaikan oleh Kantor Humas Angkatan Darat Iran dalam pernyataan resminya.

Menurut pernyataan tersebut, pesawat tempur terdeteksi memasuki wilayah udara di atas pantai selatan Iran sebelum akhirnya menjadi sasaran rudal permukaan-ke-udara yang diluncurkan oleh sistem pertahanan milik Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Rudal dilaporkan berhasil menghantam target, namun hingga kini Iran masih melakukan investigasi untuk memastikan apakah pesawat tersebut benar-benar jatuh atau masih dapat kembali ke pangkalan.

Pihak militer Iran menyatakan bahwa jika pesawat F-15 tersebut dipastikan jatuh, maka jumlah jet tempur F-15 yang jatuh dalam konflik ini akan bertambah menjadi lebih dari lima unit. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya disebut merupakan jet tempur Amerika Serikat yang sebelumnya ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Kuwait dalam insiden salah tembak atau friendly fire.

Sebelumnya, Iran juga mengklaim telah menembak jatuh jet tempur F-16 Fighting Falcon Israel di wilayah Iran tengah. Selain itu, pada Sabtu (21/03/2026), Iran juga mengklaim berhasil menargetkan jet tempur siluman F-35 Lightning II. Namun, pihak Amerika Serikat menyatakan pesawat F-35 tersebut tidak hancur dan berhasil melakukan pendaratan darurat di salah satu pangkalan militer di Timur Tengah.

Dalam laporan militernya, IRGC juga mencatat bahwa sejak awal konflik, lebih dari 200 unit pesawat milik Amerika Serikat dan Israel telah dihancurkan, mulai dari drone, rudal jelajah, pesawat pengisian bahan bakar, hingga jet tempur.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat maupun Israel terkait klaim terbaru Iran mengenai penargetan jet tempur F-15 tersebut. Situasi ini menunjukkan konflik udara di kawasan masih terus berlangsung dan semakin intens, terutama di wilayah strategis seperti sekitar Selat Hormuz yang merupakan jalur pelayaran energi penting dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *