Iran Bantah Kejar Senjata Nuklir
Mengenai isu nuklir, Pezeshkian kembali menolak tudingan bahwa Iran tengah berupaya mengembangkan senjata nuklir.
Ia menegaskan Tehran tetap berkomitmen terhadap Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir atau NPT dan bersedia melakukan perundingan berdasarkan hukum internasional.
Pezeshkian juga mengecam serangan terhadap pemimpin dan komandan Iran, ilmuwan serta berbagai infrastruktur negara. Ia turut mengkritik pembatasan terhadap pasokan makanan, obat-obatan dan aktivitas perdagangan.
Menurutnya, Iran tidak menginginkan perang, tetapi juga tidak akan menyerah hanya karena menghadapi sanksi maupun tekanan militer.
Selat Hormuz dan Kepastian Pelayaran
Selat Hormuz menjadi salah satu isu utama dalam pernyataan Pezeshkian karena jalur tersebut merupakan penghubung penting bagi lalu lintas kapal dan distribusi energi global.
Presiden Iran mengatakan Tehran siap bekerja sama dengan negara-negara tetangga untuk menjaga keamanan kawasan sekaligus memperluas hubungan ekonomi.
Rencana pertemuan di Oman diharapkan menghasilkan kerangka yang dapat menjadi acuan navigasi kapal di Selat Hormuz. Iran juga berencana menyampaikan hasil pengaturan tersebut kepada badan maritim internasional.
Namun, Pezeshkian menegaskan bahwa keterbukaan jalur pelayaran tersebut dikaitkan dengan tuntutan agar Amerika Serikat menghentikan apa yang disebut Tehran sebagai agresi dan serangan terhadap Iran.

Komentar