PROGRES.ID, SEPANG — Formula 1 GP Bahrain 2026 yang digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, berlangsung di luar skenario. Hujan deras lebih dulu menunda start, sebelum sejumlah masalah teknis pada mobil membuat jalannya prosedur awal balapan kembali dihentikan.

Balapan yang seharusnya dimulai pada Minggu (4/10/2026) pukul 15.00 waktu setempat itu harus ditunda setelah hujan lebat mengguyur kawasan Sepang. FIA menyatakan terdapat genangan air dalam jumlah signifikan di sejumlah bagian lintasan sehingga kondisi dinilai belum aman untuk balapan.

Situasi semakin rumit ketika prosedur start akhirnya dicoba. Sejumlah pembalap mengalami persoalan teknis ketika menjalani formation lap dalam kondisi lintasan basah.

Pole sitter Max Verstappen menjadi salah satu pembalap yang mengalami masalah. Pembalap Red Bull tersebut melaporkan kehilangan respons akselerasi pada mobilnya. Tidak lama kemudian, pembalap Ferrari Lewis Hamilton juga mengalami persoalan serupa sehingga harus menghentikan mobilnya.

Kondisi tersebut membuat Race Control kembali menangguhkan prosedur start. Laporan langsung dari The Guardian menyebut situasi ini menjadi ujian besar bagi mobil F1 generasi 2026, yang untuk pertama kalinya musim ini harus menghadapi kondisi balapan basah.

Verstappen Start dari Pole, Hamilton di Posisi Kedua

Sebelum drama hujan dan masalah teknis terjadi, Verstappen sebenarnya berada dalam posisi ideal untuk mengejar kemenangan.

Pembalap asal Belanda itu merebut pole position pertamanya pada musim F1 2026 setelah mencatat waktu 1 menit 35,130 detik pada sesi kualifikasi.

Verstappen unggul 0,298 detik atas Hamilton yang menempati posisi kedua. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Verstappen kembali ke baris terdepan bersama Hamilton untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun.

Posisi ketiga ditempati Kimi Antonelli, yang datang ke Sepang sebagai pemimpin klasemen sementara F1 2026. Charles Leclerc berada di posisi keempat, disusul duo McLaren Lando Norris dan Oscar Piastri.

Isack Hadjar sejatinya mencatat waktu kualifikasi tercepat ketiga, tetapi hukuman pergantian mesin pembakaran internal membuatnya turun lima posisi sehingga memulai balapan dari P8.

Starting Grid 10 Besar F1 GP Bahrain di Sepang

  1. Max Verstappen — Red Bull
  2. Lewis Hamilton — Ferrari
  3. Kimi Antonelli — Mercedes
  4. Charles Leclerc — Ferrari
  5. Lando Norris — McLaren
  6. Oscar Piastri — McLaren
  7. George Russell — Mercedes
  8. Isack Hadjar — Red Bull
  9. Pierre Gasly — Alpine
  10. Gabriel Bortoleto — Audi

Balapan F1 di Malaysia yang Seharusnya GP Bahrain

GP Bahrain tahun ini memang memiliki cerita berbeda. Balapan yang biasanya berlangsung di Sirkuit Internasional Bahrain dipindahkan ke Sepang setelah situasi geopolitik di Timur Tengah menyebabkan jadwal balapan Bahrain harus ditunda.

Formula 1 dan FIA kemudian memasukkan Sepang sebagai lokasi penyelenggaraan Gulf Air Bahrain Grand Prix in Malaysia 2026. Dengan demikian, nama resmi balapannya tetap GP Bahrain meskipun lokasi perlombaan berada di Malaysia.

Kembalinya F1 ke Sepang juga menjadi salah satu momen penting kalender 2026. Sirkuit tersebut terakhir kali menjadi tuan rumah Grand Prix sebelum akhirnya kembali masuk kalender sebagai lokasi pengganti.

Perebutan Gelar Makin Menarik

Drama di Sepang juga berpotensi memberikan dampak besar terhadap perebutan gelar juara dunia.

Antonelli datang ke GP Bahrain dengan status pemimpin klasemen. Ia akan memulai balapan dari posisi ketiga, tepat di belakang Verstappen dan Hamilton.

Sementara itu, George Russell berada di posisi ketujuh. Posisi start tersebut membuat Mercedes memiliki dua pembalap di area yang berbeda dalam persaingan di barisan depan.

Bagi Verstappen, pole position di Sepang menjadi kesempatan penting untuk memangkas jarak dalam klasemen. Ia sebelumnya belum meraih kemenangan pada musim 2026 dan bahkan memasang target setidaknya meraih satu kemenangan sebelum musim berakhir.

Namun, hujan membuat prediksi balapan menjadi jauh lebih sulit. Kondisi lintasan basah, visibilitas, pilihan ban, serta persoalan teknis mobil generasi baru kini menjadi faktor tambahan yang dapat mengubah persaingan.

Setelah Sepang, F1 Langsung Menuju Singapura

Apapun hasil akhirnya di Sepang, persaingan F1 2026 belum akan berhenti. Seri berikutnya adalah GP Singapura pada 9–11 Oktober 2026 di Marina Bay Street Circuit.

GP Singapura tahun ini juga menjadi akhir pekan Sprint. Sesi Sprint Qualifying berlangsung Jumat, Sprint digelar Sabtu, kemudian kualifikasi dan balapan utama berlangsung pada Sabtu malam dan Minggu malam. Balapan utama dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10/2026) pukul 20.00 waktu Singapura.

Dengan demikian, GP Bahrain di Sepang bukan hanya menjadi pertarungan untuk kemenangan, tetapi juga bagian penting dari fase akhir perebutan gelar F1 2026.