Home / Pemerintahan

Jumat, 8 April 2016 - 13:20 WIB

Lapas Curup Kurang Personel

PROGRES.id, CURUP – Kapasitas atau daya tampung warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Curup Kabupaten Rejang Lebong saat ini sudah kelebihan muatan alias (overload). Akibatnya sistem pengawasan dan pengamanan dalam Lapas Curup membuat pihak Lapas sedikit kesulitan.

Meski demikian kinerja petugas terus dimaksimalkan. Namun, manajemen Lapas mengakui jumlah tenaga tak seimbang dengan jumlah warga binaan yang diawasi. Demikian diakui langsung Kalapas Kelas II A Curup, Bambang Basuki melalui Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Hastono.

Dengan keterbatasan ini pihaknya tetap ekstra ketat melakukan pengawasan warga binaan dengan melalui kegiatan razia disetiap ruangan warga binaan Lapas bekerjasama dengan pihak Kepolisian serta penjagaan super ketat keluar masuknya para pengunjung Lapas setiap harinya.

“Pengamanan dilakukan dengan sistem regu, dimana satu regu itu hanya sebanyak 7 orang yang melakukan pengawasan, kita disini terdapat sebanyak 4 regu. Jadi dalam melakukan pengawasan terhadap 599 napi ini hanya sebanyak 8 hingga 9 orang petugas saja. Tentunya ini sangat kekurangan, idealnya petugas keamanan itu satu regu ada sebanyak 15 orang,” terangnya.

Sementara itu, Lapas Klas II A Curup saat ini dari seluruh jumlah warga binaan yang ada ternyata 20 persen penghuninya merupakan terpidana kasus narkoba atau sebanyak 140 orang napi dari jumlah seluruh napi yang mencapai sebanyak 599 orang.

“Ada lebih kurang 20 persen dari jumlah seluruh napi untuk napi kasus narkoba ini,” jelasnya.

Menariknya meski diklaim pengamanan diperketat namun belum lama ini pihak Lapas Klas II A Curup telah melakukan sidak yang digelar Polres RL. Pada sidak itu petugas Polres menemukan sejumlah barang bukti diantaranya alat hisap sabu, timbangan digital, bungkus sabu, mesin token BCA, yang diduga kuat digunakan sebagai peralatan jual beli Narkotika, rekap jual beli narkoba dalam Lapas, serta 2 Kg ganja berbagai ukuran, Hastono mengaku jika pihaknya telah meningkatkan pengamanan dan juga pengawasan terhadap para napi yang ada di dalam Lapas Curup tersebut.

Bahkan, pihaknya juga saat ini terus melakukan razia rutin terhadap barang-barang yang tidak diperbolehkan ada didalam kawasan Lapas.

“Pengawasan dan juga pengamanan terus kita tingkatkan, termasuk juga meningkatkan razia terhadap barang-barang terlarang seperti HP, korek api, senjata tajam serta barang yang dilarang lainnya,” pungkasnya.(dam)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

200 Pelanggan PDAM Seluma Masih Tunggak Pembayaran
Khofifah Emil

Pemerintahan

Minggu Pertama Menjabat, Khofifah Wujudkan Komitmen Perbaiki Kualitas Sungai Brantas
ilustrasi redenominasi

Pemerintahan

BI Rampungkan RUU Redenominasi Rupiah, Pembahasan Ditarget 2017
CPNS

Berita Utama

Kementerian PANRB Resmi Umumkan Rekrutmen CPNS 2019, Ini Daftar Alokasi Untuk Provinsi Bengkulu
Mendagri Tjahjo Kumolo

Pemerintahan

Lulusan IPDN Harus Ikuti Pelatihan Militer, Mendagri Tunggu Proses Resmi
Dedy Ermansyah

Berita Utama

Presiden Jokowi Lantik Dedy Ermansyah Jadi Wagub Bengkulu di Istana Negara

Pemerintahan

Baru 76 Desa Serahkan SPPD Pencairan ADD dan DD
Jokowi

Nasional

DIPA 2017 Diserahkan, Jokowi Atur Percepatan Serapan Anggaran
error: Konten ini dirpoteksi !!