PROGRES.ID – Warga Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, dikejutkan dengan kabar tragis tentang dokter berinisial MR, yang ditemukan tewas tergantung di ruang praktiknya pada Senin (21/10/2024).
Penemuan jenazah sang dokter yang akrab disapa Dokter Kiky ini memicu banyak pertanyaan, dan hingga kini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya.
Kronologi Penemuan Jenazah
Dinukil dari detikSumbagSel, penemuan tragis tersebut berawal ketika Yuniza Hardinati dan tiga rekannya datang ke tempat praktik Dokter Kiky pada Senin sore, pukul 15.00 WIB, seperti biasa. Namun, kehadiran sang dokter yang dinanti-nanti tak kunjung terlihat, padahal sudah memasuki jam praktik.
Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Yuniza mencoba masuk ke ruang praktik sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, ia melihat ponsel milik Dokter Kiky tergeletak di atas meja, menambah rasa curiganya. Ketika memeriksa bagian belakang ruang praktik, Yuniza dan rekan-rekannya mendapati pemandangan mengerikan: Dokter Kiky ditemukan dalam keadaan tergantung dan tidak bernyawa.
Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Kabar duka ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni, dalam keterangannya kepada media menyatakan bahwa polisi masih mendalami kasus ini untuk memastikan apakah kematian Dokter Kiky benar-benar merupakan tindakan bunuh diri atau ada faktor lain di baliknya.
“Saat ini kami sedang melaksanakan penyelidikan guna mendalami dan memastikan apakah betul meninggal karena bunuh diri atau karena hal lain,” ujar Imam Zamroni, Rabu (23/10/2024).
Menghadapi Duka dengan Bijak: Pesan Penting bagi Masyarakat
Tragedi ini menjadi peringatan betapa pentingnya memperhatikan kesehatan mental, terutama bagi para profesional yang mungkin mengalami tekanan berat dalam pekerjaan mereka. Dalam situasi seperti ini, penting bagi masyarakat untuk tidak langsung menyimpulkan penyebab kematian sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
Jika Anda atau seseorang di sekitar Anda mengalami depresi atau memiliki pikiran untuk bunuh diri, segera cari bantuan dari tenaga profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental. Mengungkapkan beban pikiran dan mendapatkan dukungan sangat penting untuk mengatasi masa-masa sulit.
Catatan:
Informasi di atas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.












