PROGRES.ID – Sebuah istilah baru sedang ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di TikTok. Tren bernama “Flamingo Era” ini mendadak viral setelah diunggah oleh akun @aggeeemmmm, yang menampilkan transformasi mengharukan tiga wanita dari tahun 2020 hingga 2025. Video tersebut tidak hanya memikat secara visual, tetapi juga menyentuh hati dengan kisah perjuangan dan pemulihan para ibu yang menjalani fase sulit dalam hidup mereka.
Apa Itu “Flamingo Era”?
Flamingo Era adalah istilah metaforis yang menggambarkan fase dalam hidup seorang ibu ketika ia mengalami perubahan drastis secara fisik dan emosional selama mengasuh anak. Dalam videonya, sang kreator menjelaskan bahwa burung flamingo kehilangan warna merah mudanya saat sedang membesarkan anak—karena seluruh nutrisi dan energi tubuhnya diarahkan untuk merawat sang anak, hingga tubuhnya berubah menjadi putih atau abu-abu.
Namun, saat anak mulai tumbuh mandiri, warna mencolok flamingo pun perlahan kembali. Inilah simbol dari seorang ibu yang mulai menemukan kembali jati dirinya setelah melewati fase penuh pengorbanan.
“Kalau kamu merasa kehilangan dirimu saat menjalani peran sebagai ibu, yakinlah bahwa kamu akan menemukannya kembali di waktu yang tepat,” tulis sang kreator dalam caption yang menyentuh hati.
Respons Netizen: Kisah-Kisah Emosional di Balik Layar
Video ini mendapat sambutan hangat dari para pengguna TikTok, khususnya para ibu yang merasa relate dengan pesan yang disampaikan. Kolom komentar pun dibanjiri kisah pribadi yang penuh emosi:
“Sudah melewati flamingo era kakak-kakak ini ✨ Aku lagi di fase flamingo, dasteran dan capek, bayi baru 7 bulan,” tulis akun @agi***.
“Makasih ya kak, video ini FYP dan jadi penyemangatku. Anakku usia 3 tahun dan 16 bulan, masih di fase ‘kucel dan melar’,” ujar @bel***.
“Anak besar, emak cantik! 🔥” tulis akun @alk*** memberi semangat.
Komentar-komentar ini menunjukkan betapa kuat dan emosionalnya perjalanan menjadi ibu, serta bagaimana satu video bisa memberikan semangat dan penghiburan bagi banyak orang.
Menjadi Ibu: Sebuah Perjalanan Penuh Cinta dan Ketegaran
Flamingo Era menjadi pengingat bahwa menjadi ibu adalah anugerah besar, meski sering kali menguras energi dan menyebabkan banyak perempuan merasa kehilangan dirinya sendiri. Namun, seperti flamingo yang warnanya kembali, para ibu pun mampu bangkit dan menemukan kembali cahaya dalam dirinya seiring waktu.
Tren ini bukan sekadar viral di media sosial, tetapi juga menjadi simbol kekuatan, keteguhan hati, dan cinta tak bersyarat dari para ibu di seluruh dunia.












