PROGRES.ID – Persib Bandung berada di ambang kelolosan dari fase grup AFC Champions League Two (ACL 2). Hanya hasil imbang yang dibutuhkan Maung Bandung untuk memastikan tiket ke babak berikutnya, namun gelandang andalan Marc Klok menegaskan bahwa Persib datang ke Singapura bukan untuk bermain aman.
Pada matchday kelima ACL 2, Persib akan menantang Lion City Sailors di Stadion Bishan, Singapura, Rabu (26/11/2025). Dengan koleksi 10 poin, Persib memimpin klasemen dan unggul tipis atas Bangkok United yang mengemas 9 poin, serta jauh di depan Lion City yang baru meraih 4 poin. Kondisi ini membuat Persib cukup aman, sementara Lion City wajib menang jika ingin mempertahankan peluang lolos.
Namun Klok menegaskan bahwa Persib tidak akan sekadar mencari hasil seri.
“Kami tidak datang ke sini untuk bermain imbang. Target kami adalah kemenangan. Mindset kami selalu ingin meraih tiga poin di setiap pertandingan,” ujar Klok, dikutip dari detikJabar.
Modal Kepercayaan Diri dari Kenangan Manis Musim Lalu
Persib punya memori spesial saat menghadapi Lion City. Musim lalu, mereka sukses melakukan comeback dramatis 3-2 meski sempat tertinggal dua gol. Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen ikonik bagi suporter Maung Bandung.
Menariknya, meski menang, Persib justru gagal lolos dari grup pada musim tersebut. Sebaliknya, Lion City melaju hingga ke final sebelum akhirnya dikalahkan Al Sharjah dan menjadi runner-up kompetisi antarklub Asia level kedua tersebut.
“Musim lalu benar-benar gila, dan terjadi di bulan yang sama. Meski grupnya berbeda, pengalaman itu sangat berkesan bagi pemain dan fans. Kami tidak pernah menyerah—itulah karakter Persib,” kenang Klok.
Situasi Berbalik, Persib Unggul – Lion City Tertekan
Kini, peta kekuatan berubah. Persib berada di posisi terbaik untuk melangkah jauh, sementara Lion City justru menjalani laga hidup-mati.
“Kami ingin melaju lebih jauh musim ini. Dengan komposisi baru, kami lebih percaya diri. Bermain di Singapura adalah bagian dari perjalanan penting kami, dan kami siap menghadapi laga besok dengan optimisme tinggi,” tutup Klok.
***










