Apa Itu Pager? Mengapa Perangkat Ini Belum Hilang di Tengah Gempuran Smartphone?

favicon progres.id
pager
Ilustrasi pager (ShutterStock)

PROGRES.ID – Sebelum era smartphone yang canggih seperti sekarang, ada satu alat komunikasi yang mendominasi di tahun 1980-an dan awal 1990-an: pager.

Alat kecil berbentuk persegi panjang ini begitu populer, karena mudah dibawa ke mana-mana—mirip seperti smartphone yang kita kenal saat ini. Ukurannya yang kompak membuatnya bisa disimpan dengan mudah di dalam saku, menjadikannya perangkat favorit di masanya.

Namun, seiring berkembangnya teknologi, telepon seluler mulai mengambil alih. Fungsi pager pun mulai ditinggalkan, meskipun tidak sepenuhnya menghilang. Faktanya, ada banyak orang yang masih mengandalkan alat komunikasi ini hingga sekarang.

Pengaruh Pager di Budaya Populer

Kepopuleran pager di masa kejayaannya bahkan menyentuh ranah budaya. Di Indonesia, pada era 1990-an, grup hip hop Sweet Martabak menciptakan lagu berjudul “Tididit” yang bercerita tentang popularitas pager kala itu. Lagu ini menjadi bukti betapa besarnya dampak alat ini dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, yang mengejutkan, beberapa waktu lalu sebuah insiden di Lebanon kembali mengingatkan dunia tentang keberadaan pager. Ledakan ratusan pager yang diduga milik anggota Hizbullah mengakibatkan sedikitnya 9 orang tewas dan ribuan lainnya terluka. Kejadian ini membuat banyak orang bertanya-tanya, mengapa pager masih digunakan di era modern ini?

Apa Itu Pager?

Sebelum membahas lebih jauh tentang penggunaannya, mari kita pahami apa itu pager. Menurut informasi dari laman Business Standard, pager—atau dikenal juga dengan sebutan “beeper”—adalah alat komunikasi nirkabel yang diciptakan untuk menerima pesan singkat atau peringatan penting.

Perangkat ini dipatenkan oleh Alfred J. Gross pada tahun 1949 dan sejak itu menjadi alat penting dalam dunia komunikasi. Ketika ada pesan yang masuk, pager akan mengeluarkan bunyi “bip” atau getaran, memberi tahu penggunanya untuk segera menghubungi nomor tertentu guna menerima instruksi lebih lanjut. Fungsi ini dulu sangat dibutuhkan, terutama oleh mereka yang bergerak di industri medis, bisnis, atau layanan darurat, di mana komunikasi cepat sangat penting.

Mengapa Pager Masih Digunakan Hingga Kini?

Walaupun terkesan kuno, pager masih memiliki tempatnya di dunia yang serba canggih ini. Salah satu alasannya adalah keandalannya dalam situasi darurat. Berbeda dengan smartphone yang bergantung pada jaringan internet atau sinyal seluler, pager bekerja di frekuensi radio khusus, yang membuatnya tetap bisa berfungsi di area yang minim sinyal.

Selain itu, karena desainnya yang sederhana dan tahan lama, pager lebih sulit untuk diretas dan menjadi pilihan bagi mereka yang membutuhkan komunikasi yang aman dan dapat diandalkan.

Dengan tambahan alur cerita yang lebih menarik dan penekanan pada beberapa aspek penting, artikel ini menjadi lebih kaya, relevan, dan memberikan pandangan yang segar tentang fenomena pager di era modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *