PROGRES.ID, LOS ANGELES — Rapper sekaligus pengusaha musik Jay-Z dikabarkan berpeluang menjadi bintang utama pertunjukan paruh waktu Super Bowl LXI pada 2027. Laporan terbaru menyebut musisi bernama asli Shawn Carter itu memilih dirinya sendiri untuk tampil dalam salah satu panggung hiburan paling bergengsi di Amerika Serikat.
Kabar tersebut diungkap media bisnis hiburan Puck pada Selasa (20/10/2026), berdasarkan keterangan sejumlah sumber yang mengetahui proses pemilihan pengisi acara. Menurut laporan itu, nama Jay-Z akhirnya mengungguli sejumlah kandidat lain yang sempat dipertimbangkan, termasuk Miley Cyrus dan Justin Bieber.
Meski demikian, kabar tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh National Football League (NFL) maupun Roc Nation, perusahaan hiburan milik Jay-Z yang terlibat dalam pengelolaan pertunjukan paruh waktu Super Bowl.
Laporan Puck menyebut pengumuman resmi berpotensi dilakukan dalam waktu dekat, bertepatan dengan rangkaian konser Jay-Z di SoFi Stadium, Los Angeles. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian mengenai tanggal pengumuman maupun daftar penampil yang akan mendampinginya.
Jay-Z Berada di Posisi Penting dalam Pemilihan Pengisi Acara
Kabar tersebut menarik perhatian karena Jay-Z bukan sekadar musisi yang berpotensi tampil. Melalui Roc Nation, ia juga terlibat dalam pemilihan dan produksi pertunjukan paruh waktu Super Bowl sejak perusahaan tersebut menjalin kemitraan dengan NFL pada 2019.
Kerja sama itu diperpanjang pada 2024 untuk lima tahun berikutnya. Dalam kemitraan tersebut, Roc Nation membantu NFL menentukan arah kreatif pertunjukan serta menghadirkan musisi yang dinilai dapat menjangkau beragam penonton.
Posisi Jay-Z sebagai tokoh penting di balik proses pemilihan membuat kemungkinan dirinya tampil menjadi perhatian tersendiri. Jika kabar tersebut terkonfirmasi, ia akan berpindah dari sosok yang ikut menentukan pengisi acara menjadi bintang utama di panggung yang selama ini dibantunya kurasi.
Jay-Z sendiri belum pernah menjadi penampil utama dalam pertunjukan paruh waktu Super Bowl. Karena itu, kemungkinan debutnya di panggung tersebut menjadi salah satu alasan kabar ini mendapat sorotan luas.
Berpotensi Tampilkan Lagu dari Perjalanan Karier 30 Tahun
Jika benar tampil pada Februari 2027, Jay-Z akan datang dengan katalog musik yang membentang selama tiga dekade.
Pada 2026, ia tengah merayakan perjalanan kariernya melalui rangkaian konser JAŸ-Z 30. Perayaan tersebut menandai 30 tahun album debutnya, Reasonable Doubt, yang dirilis pada 1996 dan menjadi fondasi reputasinya sebagai salah satu rapper berpengaruh dalam sejarah hip-hop.
Rangkaian pertunjukan itu mencakup konser di New York, Paris, London, serta Los Angeles. Penampilannya juga menghadirkan sejumlah tamu spesial dan menjadi perayaan perjalanan musiknya di hadapan penggemar lintas generasi.
Pertunjukan Super Bowl berpotensi menjadi panggung untuk merangkum berbagai fase kariernya, mulai dari karya awal hingga lagu-lagu yang memperkuat posisinya sebagai ikon hip-hop. Namun, daftar lagu dan kemungkinan penampilan tamu belum diumumkan.
Jay-Z Juga Menjadi Sorotan lewat Dokumenter HBO
Di luar rumor Super Bowl, Jay-Z baru saja menjadi pusat perhatian melalui serial dokumenter delapan bagian berjudul JAŸ-Z in 8.
Serial yang melibatkan produser musik Rick Rubin itu menampilkan Jay-Z membahas perjalanan karier, proses kreatif, hubungan pribadi, serta sejumlah lagu penting dalam diskografinya. Dokumenter tersebut menjadi bagian dari perayaan warisan musiknya sekaligus upaya memberikan perspektif langsung tentang kehidupannya di luar panggung.
Namun, tanggapan kritikus terhadap serial itu beragam. Dalam ulasannya pada 12 Oktober, The Guardian menilai dokumenter tersebut melewatkan kesempatan untuk menggali sejumlah kontroversi secara lebih kritis dan cenderung membiarkan Jay-Z mengendalikan narasi tentang dirinya sendiri.
Kehadiran dokumenter tersebut menunjukkan bahwa perhatian terhadap Jay-Z kini tidak hanya berpusat pada musik, tetapi juga pada pengaruh bisnis dan posisinya dalam industri hiburan.
Perkembangan Hukum Masih Membayangi Pemberitaan
Jay-Z juga menjadi perhatian media dalam perkembangan sengketa hukum yang bermula dari gugatan seorang perempuan terhadap dirinya dan Sean “Diddy” Combs.
Pada September 2026, perempuan yang sebelumnya mengajukan tuduhan pemerkosaan terhadap kedua musisi tersebut menarik kembali klaimnya. Dalam pernyataan tertulis, ia mengatakan tidak pernah bertemu atau berbicara dengan Jay-Z dan menyatakan tuduhan sebelumnya tidak benar. Jay-Z sejak awal membantah tuduhan tersebut.
Perkembangan itu menjadi bagian dari sengketa hukum yang lebih luas antara Jay-Z dan pengacara Tony Buzbee. Pada awal Oktober, pengadilan banding California menolak permohonan Jay-Z untuk mempertimbangkan kembali putusan terkait gugatan pemerasan dan pencemaran nama baiknya, meski pengadilan membuka kemungkinan proses lanjutan tertentu di tingkat pengadilan bawah.
Perkara tersebut merupakan isu terpisah dari rumor penampil Super Bowl dan tidak membuktikan benar atau tidaknya laporan mengenai kemungkinan Jay-Z tampil pada 2027.
NFL Belum Mengumumkan Penampil Super Bowl LXI
Super Bowl LXI dijadwalkan berlangsung pada 2027 di SoFi Stadium, Inglewood, California. NFL telah mengonfirmasi Los Angeles sebagai tuan rumah pertandingan tersebut, tetapi identitas penampil utama pertunjukan paruh waktu belum diumumkan secara resmi.
Karena itu, kabar bahwa Jay-Z memilih dirinya sendiri untuk mengisi panggung tersebut masih harus diperlakukan sebagai laporan media, bukan keputusan final yang telah diumumkan NFL.
Jika terwujud, penampilan itu akan menjadi momen penting dalam perjalanan karier Jay-Z sekaligus babak baru dalam kemitraannya dengan NFL. Untuk saat ini, publik masih menunggu konfirmasi resmi yang akan memastikan apakah rapper tersebut benar-benar menjadi bintang utama Super Bowl 2027.

Komentar